Connect with us

Daerah

Ruas Takkalasi – Lawo Dikhawatirkan Jadi Program Gagal

CELEBESTERKINI.com, Makassar – Ruas Takkalasi di Kabupaten Barru yang menyambung Lawo di Soppeng, awalnya dianggap bakal membawa angin segar bagi pertumbuhan ekonomi terutama di Soppeng.

Tetapi, faktanya sejak kontraktor mampu menuntaskan proyek prestisius yang digagas Pemprov Sulsel itu, dianggap belum mampu berperan dari sisi ekonomi seperti yang dibayangkan sebelumnya.

Kepala Bagian Kerjasama Universitas Lamappapoleonro Soppeng, Dr. Nurmal Idrus, MM, mengkhawatirkan proyek yang menghabiskan anggaran hingga Rp 70 Miliar itu menjadi proyek gagal dan tak mampu mencapai harapan seperti sebelumnya. “Jalannya sudah mulus dan kontraktor mampu menyelesaikan pekerjaannya dengan baik. Tetapi, warga enggan melewati ruas ini terutama bagi pengendara yang membawa beban berat karena medannya yang curam. Sekarang, jalan itu seperti mati dengan LHR yang rendah,” katanya di Soppeng, Rabu, 3 April 2024, malam.

Padahal, asa warga terutama pelaku ekonomi di Soppeng sebelumnya sangat besar dengan ruas sepanjang 35 KM itu. “Kita membayangkan bisa dengan mudah mengirim barang pangan ke Kalimantan lebih cepat lewat Takkalasi, tapi mana mungkin bisa lewat truk kita kalau jalannya begitu curam,” kata Artika, pengusaha perkebunan di daerah Lilirilau.

Nurmal menyatakan, kondisi Medan ruas itu sungguh mengerikan. “Saya pernah lewat di sana dan sungguh mengerikan. Mobil pribadi saja kesulitan bagaimana dengan kendaraan angkutan barang,” katanya.

Padahal, Nurmal dan timnya mengaku saat ini tengah merancang konsep masa depan Soppeng yang akan dijadikan sebagai lumbung pangan Ibukota Nusantara (IKN). Rencananya konsep itu akan disodorkan kepada para calon kepala daerah Soppeng 2024. “Ruas Takkalasi – Lawo itu adalah bagian penting dari rancangan kami dalam visi menjadijan Soppeng sebagai lumbung pangan IKN. Itu jalur sutra yang membuat distribusi pangan dari Soppeng ke IKN makin dekat lewat Pelabuhan Garongkong,” tukasnya. (sah/ren)

Continue Reading

Trending