Connect with us

Politik

Irma Buat Rivalitas Nasdem di Sulsel IX Memanas

CELEBESTERKINI.com, Makassar – Anggota Legislatif dari Partai Demokrat dari Dapil Sulsel IX DPRD Provinsi Sulsel, Andi Irma Azisah Irwan, akhirnya hengkang dari Partai Demokrat.

Irma, putri dari Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid, adalah peraih suara terbanyak di daerah pemilihan Sulsel IX pada Pemilu 2019. Ia mengumpulkan. 34.780 suara dari tiga kabupaten, Enrekang, Pinrang dan Sidrap.

Irma sukses mengangkangi tiga politisi pria kelas atas di dapil itu, Syahruddin Alrif (Nasdem) dengan 34.350 dukungan, jagoan Gerindra Rusdin Tabi dengan 20.147 dukungan serta jagoan Golkar Zulkifli Sain dengan 19.306 dukungan.

Irma telah mengirimkan surat terkait pengunduran dirinya ke DPD Partai Demokrat Sulsel dan diterima langsung oleh Staf Direktur Eksekutif.
“Kemarin saya sudah kirim surat pengunduran diri saya ke Sekretariat Demokrat Sulsel,” kata Irma, kepada media, Minggu (2/7/2023).

Ia dipastikan hengkang ke Parta Nasdem, mengikuti jejak ayahnya Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid yang sudah terlebih dahulu pergi dari Demokrat dan berlabuh di Nasdem.

Hal itu membuat dirinya akan mengisi satu slot caleg perempuan Partai Nasdem di dapil itu, sekaligus akan memanaskan persaingan di internal Nasdem. Rivaliatas internal Nasdem di dapil itu akan semakin memanas.

Pasalnya, di sana sudah menunggu penguasa dapil itu, Syahruddin Alrif yang juga Sekretaris DPW Nasdem Sulsel dan Wakil Ketua DPRD Sulsel saat ini. Lalu, apakah masuknya Irma itu akan mengancam posisi Alrif?

Peneliti dari MeanPoll Research, Sudir J, mengatakan komposisi baru itu akan melahirkan persaingan keras. “Sebab, menurut saya akan sulit bagi partai manapun di Dapil itu meraih dua kursi termasuk Nasdem yang kini kedatangan amunisi luar biasa. Tambahan 34.000-an yang dibawa Irma masih sulit menggenapkan dua kursi. Maka, otomatis harus ada yang tumbang,” katanya.

Bagi Sudir, posisi Syahruddin Alrif tidaklah baik -baik saja dengan kehadiran Irma. “Faktor ketenaran dan jaringan Bupati Pinrang masih melekat di Irma karena Pak Irwan Hamid masih Bupati saat Pemilu 2024 digelar. Itu faktor menentukan yang sangat strategis bagi Irma,” tukasnya. (sah/ren)

Continue Reading

Trending