Connect with us

Politik

Buat Kegaduhan Politik, Nurmal Usul Sirekap Dihentikan dan Ganti Publikasi Rekap Manual

CELEBESTERKINI.com, Makassar – Pemilu 2024 telah berlalu namun kegaduhan politik Indonesia terus terjadi. Salah satu masalahnya adalah aplikasi hitung suara KPU, Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) yang dianggap amburadul.

Untuk itu, Direktur Nurani Strategic Consulting, Dr. Nurmal Idrus, MM, meminta KPU untuk menghentikan saja aplikasi itu. “Ini sudah sangat gaduh. KPU menyatakan bahwa hitung suara di Sirekap bukan landasan resmi penghitungan suara, persoalannya aplikasi itu produk resmi KPU dan menjadi satu-satunya rujukan publik untuk mengetahui dengan cepat hasil pemilu,” kata mantan Ketua KPU Makassar ini, di Jakarta, Selasa, 5 Maret 2024.

Direktur Nurani Strategic, Dr. Nurmal Idrus, MM

KPU kata Nurmal harus berbesar hati untuk mengakui sistem di aplikasi itu agar kegaduhan cepat selesai. “Dihentikan saja dan tak usah menunggu sampai rekapitulasi nasional yang waktunya masih lama lagi,” tambahnya.

Untuk menggantikannya, Nurmal mengusulkan agar hasil rekapitulasi manual saja yang dipublikasi secara bertahap. “Rekapitulasi manual berjenjang saat ini sebagian besar sudah di tingkat KPU Kabupaten/Kota dan sebagian sudah di provinsi. Itu saja yang dipublikasikan secara bertahap agar tak ada lagi perdebatan yang menyebabkan kegaduhan,” tukasnya. (sah/ren)

Continue Reading

Trending