Wednesday 01 February 2023
spot_img

Uang Pana’i, Salah Satu Alasan Arie Keriting Ditolak Orang Tua Indah Permatasari

  • Pernikahan aktris film asal Makassar, Indah Permatasari dengan komedian Arie Keriting, hingga kini tak mendapat restu dari orang tua Indah, Nursyah. Bersama suaminya yang asal Makassar, Nursyah kukuh Arie harus menghormati adat Bugis Makassar dengan menyerahkan uang panai. (ist)

CELEBESTERKINI.com, Jakarta – Uang Pana’i atau uang mahar adalah kewajiban seorang calon suami yang harus diserahkan kepada calon istrinya sebelum menikah. Hukum itu merupakan bagian dari adat Bugis Makassar yang berlaku hingga sekarang.

Perseteruan antara komedian Arie Keriting dan orang tua aktris sinetron Indah Permatasari, yang dinikahinya beberapa waktu lalu, ternyata berawal pula dari itu. Arie dan Indah menikah tanggal 12 Januari 2021 lalu tanpa restu kedua orang tuanya. Selain Arie yang tak disukai oleh ibunda Indah, Nursyah, penolakan itu ternyata ada alasan lain. Salah satunya adalah kedua orang tua Indah kukuh memegang adat Bugis Makassar. Diketahui, ayah Indah berasal dari Sulawesi Selatan.

Nursyah, ibunda Indah pun mengaku kecewa berat dengan pilihan sang anak. Alhasil ia mengaku tak akan pernah rela dengan pernikahan Indah dan Arie.

Melansir TribunSeleb, rupanya pernikahan Indah Permatasari dan Arie Kriting tak hanya terhalang restu namun juga masalah adat. Meski ibu Indah ngotot tak merestui, namun sang ayah sempat luluh.

Namun tentunya dengan memberikan syarat untuk mereka. Satu di antara syarat pernikahan putrinya itu yakni agar Indah Permatasari mengikuti adat pernikahan Makassar. Diketahui adat pernikahan Makassar yaitu adanya uang panai yaitu mempelai laki-laki memberikan sejumlah uang kepada mempelai wanita.

Menurut Nursyah, sebagai orang Makassar, Indah tak mengikuti adat yang biasanya digunakan saat pernikahan di keluarganya. Hal itu lah yang membuat sang ayah sakit hati. “Itu permintaan papinya ke Indah, sampai Indah kesal ke papinya, tu papinya inisiatif sendiri harus ada uang panai-nya.”

“Itu jawaban Indah, ‘apa sih uang panai itu papi,’ itu bahasanya Indah ke papinya. Karena Indah tidak sadar, dia pura-pura lupa atau gimana asal-usulnya orang Makassar,” ungkap Nursyah.

Hal itu lah yang menjadi awal mula perseteruan antara Indah dan orangtuanya. Saking stresnya, Nursyah mengabarkan bahwa ayah Indah sampai terserang stroke. (*/mal)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru