Saturday 10 December 2022
spot_img

Tempuh Kebijakan Keras, Soppeng Disarankan Ajukan PSBB

FOTO: Surat penyampaian Pemkab Soppeng kepada warganya tentang berbagai larangan untuk menanggulangi COVID19. (istimewa)




CELEBESTERKINI.com, Soppeng – Kabupaten Soppeng menjadi salah satu daerah dengan kebijakan ‘besi’ untuk menanggulangi COVID19 di wilayahnya.

Atas kondisi itu, daerah ini disarankan agar mengajukan permohoan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). “Sebaiknya Kabupaten Soppeng mengajukan saja PSBB ke Kemenkes. Itu lebih baik agar mereka punya legalitas kuat untuk bertindak keras di lapangan,” kata Koordinator Aliansi Masyarakat Lawan Covid-19 (Amalan) 19 Sulsel, Randi Fitriansyah, Senin (4/5/2020).

Ia mengkhawatirkan kebijakan keras yang mereka tempuh bisa berimplikasi hukum jika aspek legalitasnya tak terpenuhi. “Kekuatan hukum Surat Edaran (SE) Bupati itu lemah dari sisi penegakan hukum. Tentu kebijakan itu sangat kita apresiasi tetapi kita berada di negara hukum. Dengan PSBB, tindakan keras bisa dilakukan Pemkab dan aparat karena ada payung hukumnya berupa Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang PSBB dan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar,” tambahnya.

Senin, 4 Mei 2020 hari ini, Pemkab Soppeng mengeluarkan aturan keras demi mencegah rantai penyebaran COVID-19. Aturan itu terdiri dari tiga larangan yaitu larangan mudik ke Soppeng mulai Rabu, 6 Mei 2020 dengan sanksi langsung karantina 14 hari. Lalu sanksi tak mematuhi aturan jarak dalam berkumpul dan tak memakai masker akan langsung diisolasi. Selanjutnya bagi imam masjid dan jamaahnya yang ketahuan menggelar kegiatan ibadah berjamaah akan langsung dilakukan isolasi. (mg2)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru