Saturday 10 December 2022
spot_img

Soppeng Kirim Delapan Parang Pusaka ke Seminar Golok Internasional

  • BENDA PUSAKA – Soppeng sendiri diwakili oleh komunitas pencinta benda pusaka di daerah ini, ‘Parewa La Mataesso’. Nama ini diberikan langsung oleh Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak, beberapa waktu lalu. (ist)

CELEBESTERKINI.com, Banten – Kabupaten Soppeng menjadi satu-satunya daerah di Sulsel yang mengirimkan wakilnya ke ajang Seminar Golok Internasional di Mata Dunia di Aula Serbaguna Polda Banten pada Sabtu (12/11/2022), sore ini.

Seminar dan pameran benda pusaka yang diinisiasi Polda Banten itu akan menampilkan ratusan benda pusaka jenis golok dan sejenisnya.

Soppeng sendiri diwakili oleh komunitas pencinta benda pusaka di daerah ini, ‘Parewa La Mataesso’. Nama ini diberikan langsung oleh Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak, beberapa waktu lalu. Anggotanya terdiri dari ratusan pencinta benda pusaka di Soppeng. “Kami mengirimkan sekitar 8 beda pusaka jenis parang dari Soppeng untuk dipamerkan di Banten. Mungkin Soppeng satu-satunya dari Sulsel,” kata salah satu pentolan komunitas Parealwa La Mataesso’, Andi Ishak Amiruddin Tumpa.

Wakil Soppeng dari Komunitas Parewa La Mataesso’ tiba di Banten. (ist)

Untuk mengawal benda pusaka dari Soppeng itu, komunitas ini mengirim salah satu anggotanya yaitu Ayhi Iskandar untuk ke Banten.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga membenarkan hadirnya peserta dari Sulsel khususnya dari Soppeng. Selain itu ia mengatakan seminar akan diikuti 13 negara internasional sesuai undangan, “Hadir secara langsung Mr. Olivier Blancquaert dari Belanda. Lainnya mengikuti melalui zoom meeting yaitu Mr. Guillaume Laforast dari Prancis, Linda Turci dari Italia, Marvis Jesus Salgado Reyes dari Amerika Serikat, Sonia Nobre dari Brazil, H. Muh. Hanif dari Malaysia, Walid Abou dari UEA, Wiliam Kelevra dari Mexico dan perwakilan dari negara sahabat lainnya,” kata Shinto pada Jumat (11/11/2022).

Selain dari luar negeri ada juga peserta dari dalam negeri. “Peserta dalam negeri 100 orang yaitu para pecinta golok dan kelompok pencak silat,” tambah Shinto.

Sejumlah beda pusaka sudah dipamerka di ajang ini. (ist)

Dalam kegiatan ini ada 3 acara yaitu Seminar, Penobatan Tokoh Golok Pusaka Indonesia, dan Pameran Golok Pusaka Ratusan Tahun. “Adapun tujuan akhir dari kegiatan seminar ini adalah golok diakui Unesco sebagai bagian dari pusaka Indonesia,” jelas Shinto.

Dikesempatan ini Kapolda Banten Irjen Pol Prof. Dr. Rudy Heriyanto juga akan merilis buku, “Kapolda Banten juga akan merilis buku Jejak Polda Banten Dalam Melestarikan Golok Pusaka, Sebuah Perjalanan Pelestarian Budaya Adiluhung dari Banten Menuju Eropa, author : Kapolda Banten dan Tim Golok Banten di Mata Dunia,” ujar Shinto.

Terakhir Shinto mengungkapkan terdapat juga undangan dari Nederlanse Pencak Silat Federatie (NPSF) Belanda untuk Kapolda Banten hadir secara langsung dalam kegiatan seminar tentang Traditional Weapons In Connection With The Martial Art of Pencak Silat, acara digelar di Rotterdam Den Haag pada 17-18 Desember 2022, “Akan hadir dalam seminar tentang Traditional Weapons In Connection With The Martial Art of Pencak Silat di Rotterdam Den Haag yakni Ketua Tim Golok Banten di Mata Dunia AKBP Dr. H. Agus Rasyid, Ketua Dewan Pembina Golok Pusaka Indonesia Bpk. Ariyanto alias Ki Kumbang dan Kapolda Banten yang akan dibarengi dengan launching Buku The Golok, author AKBP Dr. Agus Rasyid dan Ki Kumbang,” tandas Shinto. (yas-sah)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru