Wednesday 01 February 2023
spot_img

Soppeng Didorong Lebih Banyak Masukkan Produk Lokal di e-Katalog

  • PRODUK LOKAL – Produk-produk kuliner Soppeng seperti Roti Berre bisa dimasukkan dalam e-Katalog lokal untuk mendukung produk UMKM. (jejakpiknik.com)

CELEBESTERKINI.com, Soppeng – Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya untuk memastikan katalog elektronik (e-katalog) produk-produk lokal hidup dan bisa diakses oleh pemerintah.

E-Katalog adalah aplikasi belanja online yang dikembangkan oleh LKPP, yang menyediakan berbagai macam produk/komoditas lokal daerah yang dibutuhkan oleh pemerintah. Selama ini, sangat sulit membuat e-katalog produk lokal daerah, karena syaratnya terlalu banyak. Sekarang LKPP telah memangkas syarat yang berat dan semua kabupaten/kota telah memiliki e-katalog.

Akademisi Universitas Lamappapoleonro (Unipol) Soppeng, Dr. Nurmal Idrus, MM, meminta Pemkab Soppeng proaktif memasukkan lebih banyak produk lokal ke e-Katalog. “Harus ada langkah lebih kongkrit dari Pemkab Soppeng untuk mendorong produk lokal terutama UMKM untuk masuk ke e-Katalog. Mereka harus jemput bola untuk membuka mata produsen lokal atas peluang tersebut,” kata Nurmal yang juga praktisi usaha kecil menengah ini.

Dr. Nurmal Idrus, MM

Nurmal yang juga pengelola D’Kayangan Resort & Cafe Watansoppeng ini mengatakan, dengan banyaknya produk lokal yang masuk e-Katalog maka akan menimbulkan multiflier efect yang luar biasa. “Jelas itu akan menimbulkan efek ekonomi yang luar biasa. Uang Soppeng tak lagi banyak keluar daerah karena dibelanjakan di Soppeng dan pasti akan menaikkan taraf hidup masyarakat,” katanya.

Dari Sinjai dilaporkan mulai tahun 2023 mendatang, perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Sinjai diprioritaskan menggunakan aplikasi e-katalog lokal dalam membelanjakan barang maupun jasa sehingga pelaku usaha lokal bisa mendapat ruang lebih luas dalam pengadaan pemerintah.

Sejauh ini sudah ada puluhan produk lokal dari para pelaku usaha di Kabupaten Sinjai sudah terdaftar di e-katalog lokal.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Sinjai Andi Sarifuddin saat ditemui di Ruang Kerjanya, Jumat (9/12/2022) mengatakan, hingga saat ini tercatat 74 produk yang sudah ditayangkan di e-katalog.

Produk itu didaftarkan oleh 23 pelaku usaha. Mulai dari usaha makanan minuman, alat tulis kantor dan usaha pengadaan bibit sapi.

Ia menjelaskan, e-katalog saat ini memang dijadikan pilihan pertama metode pengadaan pemerintah. Hal itu sebagaimana anjuran dari Presiden Joko Widodo melalui Inpres nomor 2 tahun 2022 tentang segala belanja yang dilakukan pemerintah pada tahun 2023 sudah dilakukan secara elektronik.

Karena itu, pihaknya terus mendorong pelaku usaha lokal agar memanfaatkan kebijakan tersebut. Semakin banyak produk yang terdaftar, maka peluang untuk terlibat dalam pengadaan barang jasa pemerintah semakin besar.

Terlebih, pengadaan e-katalog kata Sarifuddin, tidak serumit pengadaan dengan metode lain. Cara belanja dilakukan dengan mudah dan cepat melalui transaksi non tunai. “Cara belanja di e-katalog ini sama halnya dengan belanja online seperti di tokopedia, shopee dan sejenisnya. Apalagi tiap OPD menyiapkan nantinya kartu kredit pemerintah daerah sehingga pembayarannya dilakukan secara non tunai,” imbuhnya.

Iapun berharap, Perangkat Daerah yang memiliki rekanan atau mitra usaha bisa mendorong agar produknya didaftarkan dalam e-katalog lokal. (sah/ren)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru