Saturday 10 December 2022
spot_img

Ruangan Mewah KPK di Kantor Gubernur, Ada Apa?

Foto: Salah satu sudut ruangan mewah KPK di Kantor Gubernur Sulsel.

MAKASSAR, CELEBESTERKINI
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mempunyai kantor perwakilan di Sulsel. Ruangan kerjanya disiapkan khusus dengan design mewah di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumiharjo, Makassar, hanya beberapa langkah dari ruang kerja Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Anggarannya miliaran diambil dari ABPD Sulsel.
Publik berharap indepedensi KPK tak tergoyahkan dengan fasilitas itu.

Ketua KPK, Firli Bahuri meresmikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan, Kamis (23/1/2020). Sehari sebelumnya Firli telah berkunjung ke Mamuju, Sulawesi Barat.
 
Dalam kunjungan pertama di Kota Makassar, Firli memberikan pengarahan terkait pencegahan dan pemberantasan korupsi di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel. Sebelum memberikan pengerahan, Firli menyempatkan meninjau ruangan kolaborasi pencegahan korupsi yang baru saja selesai dibangun di Kantor Gubernur Sulsel.
 
Dikutip Kabarnews yang ditulis ulang Redaksi Celebesterkini, Firli didampingi Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, Ketua DPRD Sulsel, Ina Kartika dan jajaran forkopimda Sulsel lainnya, Firli meninjau ruangan berukuran sekitar 6×10 meter yang berada di lantai satu gedung utama Kantor Gubernur Sulsel.
 
Ruangan yang akan menjadi kantor tim Koordinator Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK dibangun melalui anggaran APBD tahun 2019 senilai Rp1,4 miliar. Selain ruangan KPK, anggaran ini juga untuk membangun ruangan rapat dan konferensi pers.
 
Mantan Kapolda Sumatera Selatan tersebut mengapresiasi dan kagum atas ruangan yang disiapkan Pemprov Sulsel untuk KPK. “Ini dibuat sendiri yah Pak (Gubernur)? Sepertinya disiapkan betul,” kata Firli saat meninjua ruangan yang berada di depan Baruga Lounge.
 
“Iyya Pak (Kami buat sendiri),” jawab Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Meski selesai dibangun, Pemprov Sulsel masih akan melakukan penambahan interior ruangan. Untuk keperluan ini, Pemprov kembali menyiapkan anggaran sekitar Rp1,8 miliar di APBD 2020.
 
Pelaksana tugas Kepala Biro Umum, Idham Kadir mengakui baru bangunan fisik yang selesai dikerjakan di tahun 2019 kemarin. Karena itu, untuk kelengkapan lainnya akan diadakan tahun 2020 ini.
 
“Kita siapkan Rp1,8 miliar, untuk meja, kursi dan yang paling mahal itu pendinginnya (AC). Selain itu, kita juga mau selesaikan toiletnya,” jelas Idham, sehari sebelumnya usai mempersiapkan ruangan KPK yang akan dikunjungi Firli Bahuri.

Maharani Rana, seorang mahasiswi di Makassar berharap tak ada apa-apa dengan fasilitas itu. “Selama ini kita mengenal KPK sebagai anti terhadap fasilitas tambahan yang bukan dari anggaran mereka. Semoga fasilitas itu tak memengaruhi profesionalitas dan independensi KPK karena berada di kantor pemerintahan yang notabene adalah obyek pengawasan mereka,” tukasnya. (mg2)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru