Wednesday 01 February 2023
spot_img

Rapid Test Salah Baca, Paramedis RSUD Siwa Ternyata Negatif

FOTO: RSUD Siwa, Wajo. 13 petugas medisnya kini dinyatakan negatif COVID19. (istimewa)




CELEBESTERKINI – Tingkat kepercayaan Rapid Test alias tes cepat COVID19, agaknya terus menurun. Alat ini tak bisa dipercaya dalam mendiagnosis COVID19.

Buktinya, 5 dari 13 petugas medis di RSUD Siwa, Kabupaten Wajo, yang dites cepat 19 – 23 April 2020 lalu, yang kemudian divonis positif, ternyata dinyatakan negatif setelah tes lanjutan berupa Swab Test dilakukan di Makassar. “Alhamdulillah hari ini, Minggu (26/4) hasil Swab pertama dan Swab kedua dari 5 orang sudah keluar dengan hasil negatif, dan sementara kami menunggu hasil Swab yg lain. 5 orang tersebut adalah tenaga medis di RSU Siwa” kata Juru Bicara Gugus Penanggulangan COVID-19 Wajo, Supardi, Minggu (26/4).

Menurut Supardi, di antara hasil swab yg sudah diterima adalah hasil swab dr Gusnaeni spPD (dr Uce) yg banyak di perbincangkan di medsos. “Dr. Uche dua kali swab tes dan negatif,” tambahnya. Sebelumnya, dokter ini dinyatakan positif oleh rapid tes.

Sebelumnya, pasca ditemukan pasien Positif Virus Corona di Desa Alelebbae, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, pihak RSUD Siwa langsung melakukan Rapid Test kepada 124 orang yang diduga pernah kontak dengan pasien yang telah ditetapkan Positif Covid-19. Rapid tes sejak 19 hingga 23 April 2020 dan hasilnya 13 orang tenaga medis di rumah sakit itu plus 1 warga diantaranya menunjukkan hasil positif. Supardi berharap hasil itu bisa mengakhiri polemik. “Kita masih menunggu hasil Swab lima orang lagi dan mudah-mudahan sama. Tapi, kita berharap ini clear agar tak ada lagi polemik di media sosial yang berpotensi menimbulkan keresahan. RSUD Siwa kami nyatakan aman dari COVID19,” tutupnya. (mg2)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru