Saturday 10 December 2022
spot_img

Puji Pijatan Istri Ke-3, Istri Ke-4 Ambil Pisau dan Menikam Suami Ke-7 nya

PADANG, CELEBESTERKINI – Malam itu, MD (58) lagi pegel berat. Usai bekerja berat, MD meminta sang istri, S (62) memijitnya. Namun S seolah enggan memenui permintaan sang suami.

Ia pun menggerutu. Fatalnya MD membanding-bandingkan S dengan istri sebelumnya yang dianggap sangat patuh. S kalap lalu ke dapur mengambil pisau dan diam-diam menusuk MD. Sang suami sekarat dan nyawanya tak tertolong.

Peristiwa pembunuhan ini terjadi di Koto Batuang Jorong Lubuk Alung Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Jumat (21/2). Korban MD adalah suami ketujuh pelaku S. Sementara bagi korban MD (58), tersangka S merupakan istri ke-4.

Antara tersangka dengan korban menikah secara siri pada 8 bulan yang lalu dan tinggal di rumah korban. “Betul, korban merupakan suami yang ke-7 bagi tersangka. Sedangkan S merupakan istri ke-4 bagi korban,” kata Paur Humas Polres Agam, Aiptu Sapta Beni seperti ditulis Kompas, Sabtu (22/2).

Menurut Sapta Beni, sebelum tersangka dengan korban menikah, keduanya sudah berstatus janda dan duda. “Kemudian mereka melakukan pernikahan secara siri pada 8 bulan yang lalu dan tinggal di rumah korban,” jelas Sapta.

Sebelum kejadian pembunuhan, antara korban dan tersangka sering bertengkar gara-gara korban membanding-bandingkan tersangka dengan istri terdahulunya. “Puncaknya pada Jumat kemarin, ketika korban kembali membanding-bandingkan istrinya terdahulu dengan tersangka sehingga tersangka kemudian melakukan pembunuhan dengan sebilah pisau dapur,” kata Sapta.

Sebelumnya diberitakan polisi menetapkan S (62) seorang istri di Koto Batuang Jorong Lubuk Alung Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, sebagai tersangka karena tega membunuh suaminya, MD (58). S dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara. “Sudah kita tetapkan sebagai tersangka. S dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana,” kata Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan, Sabtu (22/2). (kmp/mg2)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru