Saturday 10 December 2022
spot_img

Polsek Emban Tugas Deteksi Dini, Penegasan Kapolrestabes Makassar Diserahterima Kapolsek Biringkanaya

SERAH TERIMA JABATAN KAPOLSEK BIRINGKANAYA – “Perlu di pahami oleh  keberadaan polsek di jajaran Polrestabes Makassar diharapkan betul betul bisa menjadi frontliner lini terdepan ujung tombak dalam rangka menangani memelihara harkamtibmas.” Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Witnu Urip Laksana, S.IP,

CELEBESTERKINI.com, Makassar – Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Witnu Urip Laksana, S.IP, menegaskan keberadaan polsek sebagai basis deteksi dini terhadap berbagai kerawanan di masyarakat.

Ia menegaskan hal itu saat memimpin lupacara serah terima jabatan Kapolsek Biringkanaya di Aula Mappaodang Porlestabes Makassar, Kamis (03/06/2021). Dalam upacara ini jabatan Kapolsek Biringkanaya yang sebelumnya diemban oleh Kompol Wayan Wayracana, SIK di serahterimakan kepada Kompol Rujiyanto Dwi Poernomo, SH, SIK.

“Perlu di pahami oleh  keberadaan polsek di jajaran Polrestabes Makassar diharapkan betul betul bisa menjadi frontliner lini terdepan ujung tombak dalam rangka menangani memelihara harkamtibmas. “Termasuk juga didalamnya mengolah potensi potensi yang ada diwilayah dalam rangka kita terus bisa mendeteksi gangguan  gangguan kemanan terutama di wilayah Biringkanaya,” katanya.

Lanjut Kombes Pol Witnu Urip Laksana, keberadaan polsek sebagai basis deteksi ini kita tidak boleh lupa kita harus selaku ingat belum ada pencabutan perubahan terkait dengan  polsek selaku basis deteksi dimana polsek bisa menjabarkan pola deteksi dini berangkat atau diawali dari mana.

Yang pertama adalah dari dari intelijen dasar, kita  bisa memahami bagaimna kondisi sosial yang tadi saya sampaikan seluruh aktivitas masyarakat mampu terekam dan  terpotret dengan baik mampu dilakukan upaya deteksi aksi yang tajam terkait dengan intel dasar yang ada di polsek.

Yang kedua berangkat dari apa yang disebut karakteristik kerawanan daerah, seorang kapolsek dan seluruh perangkat yang ada didalamnya harus mampu dan paham serta menguasai karakteristik kerawanan daerah masing – masing apaya yang menjadi priortas yang perlu yangmenjadi fokus penanganan berdasarkan karakteristik kerawanannya.

Kemudian  yang ketiga diawali juga bagaimana kita melihat kalender kamtibmas baik skala nasional maupun skala lokal, Kalender kamtibmas yang dia berimpact, yang dia berdampak, yang ia akan mendapatkan relasi dari masyartakat, sehingga kita harus dilakukan langkah langhkah deteksi aksi kemudian kita mampu memprediksi dari kalender kamtibmas ini diwilayah kita akan terjadi apa dampaknya.

Yang keempat kita olah juga dari kriminalitas yang terjadi, laporan laporan polisi, kasus kasus yang menjadi perhatian mansyarakat, kasus kasus  menjadi perhatian pimpinan, kasus berulang terus dilakukan upaya upaya penegakan hukum yang cepat. “Terakhir  yang kelima seluruh kegiatan kegiatan rutin masyarakat setempat ini kita mampu melakukan upaya upaya monitoring terkait dengan apa ada ancaman ancaman atau potensi kerawanan akan terjadi”, tegasnya. (sah/ren)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru