Tuesday 06 December 2022
spot_img

Pesawat Lionair yang Jatuh di Filipina Bukan Lion Air. Begini Penampakannya

Penampakan pesawat Lionair.inc yang jatuh di Manila, Minggu (29/3) malam.


JAKARTA, CELEBESTERKINI – Lionair yang kecelakaan tapi Lion Air pula yang dibut kelimpungan. Inilah susahnya kalau nama maskapai hampir sama.

Seperti diketahui dunia penerbangan dihebohkan dengan jatuhnya pesawat Lionair.inc di Bandara Ninoy Aquino, Minggu (29/3) tadi malam. Pihak Lion Air Indonesia pun dipaksa melakukan klarifikasi sana sini karena perstiwa ini. Nama yang nyaris sama membuat pihak perusahaan merasa dirugikan. Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, tidak benar jika pesawat Lion Air yang berbasis di Indonesia ini mengalami kecelakaan di Filipina. “Mengenai screenshoot (tweet) atau informasi lain tentang kecelakaan, jika dipertanyakan ke Lion Air Group (base di Indonesia) adalah tidak benar,” ujar Danang, dikonfirmasi terpisah, tadi malam. “Lion Air Group belum beroperasi di MNL (Manila)” lanjutnya.

Dia pun menjelaskan, di Filipina ada perusahaan maskapai penerbangan bernama Lionair. Namun, Danang menegaskan perusahaan itu tak berkaitan dengan Lion Air Indonesia. “Di Manila ada perusahaan penerbangan bernama Lionair,” katanya.

Sementara itu sebelumnya, sebuah pesawat milik maskapai yang berbasis di Filipina, Lionair Inc mengalami kecelakaan di Bandara Internasional Ninoy Aquino. Pesawat terbakar saat lepas landas dan menewaskan delapan orang.

Dikutip dari media lokal, philstar.com, Minggu (29/3/2020), salah seorang sumber, mengatakan pesawat Lionair RPC5880 mengangkut delapan orang terdiri dari enam awak dan dua penumpang. Para penumpangnya merupakan asal Kanada dan satu lagi asal Amerika.

Sesuai dengan nomor pendaftarannya Westwind II, pesawat hendak lepas landas menuju ke Bandara Internasional Tokyo dengan penerbangan medevac. Otoritas Bandara Internasional Manila (MIAA) melalui penasihatnya telah mengkonfirmasi kecelakaan itu yang terjadi di ujung landasan pacu bandara 24. “Segera setelah insiden itu, tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan MIAA dikirim ke lokasi untuk memadamkan api dengan busa kimia. Sayangnya, tidak ada penumpang yang selamat dari kecelakaan itu” kata MIAA dalam pernyataannya melalui penasihat.

Menurut situs web Lionair, Westwind II dapat menampung tujuh penumpang di kursi eksekutif. Ini juga dapat dikonfigurasikan sebagai ambulans udara, dengan ruang untuk pasien, dua atau tiga anggota tim medis, dan satu atau dua kerabat. (mg2)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru