Tuesday 27 September 2022
spot_img

Perlintasan Batam – Singapore Hanya Untuk Emergency, Supriansa: Keselamatan Jiwa Lebih Utama

  • SEPI – Perlintasan Batam – Singapore di Batam Centre, masih sangat sepi karena hanya melayani keperluan darurat. Meski demikian, petugas tetap terlihat berjaga. (FOTO: IST)

CELEBESTERKINI.com, Batam – Perlintasan keluar masuk Kota Batam, Kepulauan Riau, dari Singapore dan Malaysia, kini masih sepi. Hal itu karena pintu masuk ramai ini hanya melayani emergency.

Semenjak pandemi COVID19 menerjang, penurunan drastis jumlah orang keluar masuk sangat terasa. Hal itu terungkap saat sejumlah anggota Komisi III DPR-RI mengunjungi Kota Batam, Kamis, 25 Maret 2021.

Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Batam Khairil Mirza yang mendampingi
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Kepri Husni Thamrin, di depan Komisi III DPRR mengatakan, Kota Batam ada 8 tempat pengurusan Imigrasi yang terdiri dari 6 pelabuhan penumpang dan 2 pelabuhan Kargo.
Untuk pelabuhan penumpang tepat berada di Batam Center, Habour Bay, Sekupang, Marina dan Nongsa. Sementara pelabuhan Kargo berada di Batu Ampar dan Kabil. “Jadi Batam ini sangat banyak dilintasi orang asing. Sebelum pandemi COVID-19 misalnya pada bulan Januari hingga Maret 2020 WNA yang masuk ke Batam berjumlah 252.054,” ujarnya.

Selanjutnya, setelah pandemi dari tanggal 21 Maret hingga 30 November 2020, jumlah WNA keseluruhannya 535 orang dan mengalami penurunan yang sangat drastis dibandingkan sebelum pandemi. Meski mengalami penurunan, dia mengaku pihaknya tetap semangat dalam melaksanakan tugas.

Anggota Komisi III DPR-RI Supriansa, SH, MH, bersama sejumlah pimpinan dan staf Kemenkumham Provinsi Kepulauan Riau, Kamis, 25/3.

Kunjungan kerja Komisi III ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III, Adies Kadir, bersam sejumlah anggota komisi hukum lainnya. Salah satu anggota komisi, Supriansa, SH, MH, menyebut penurunan jumlah perlintasan sangat memukul perekonomian Batam dan juga penerimaan negara. Namun, Supriansa mengatakan hal itu tak bisa dihindari karena kesehatan dan jiwa lebih utama. “Tentu kita sangat prihatin dengan kondisi ini. Namun, keselamatan jiwa tentu lebih utama. Kita berharap pandemi cepat berlalu dan perlintasan ini akan ramai kembali,” katanya di sela-sela kunjungan di Kantor Wilayah Kemenkumham Kepri, Kamis, 25 Maret 2021. (SAH/REN)

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru