Saturday 10 December 2022
spot_img

Pemprov Sudah Gelontorkan Puluhan Miliar, Danny Tegaskan Jalan Metro Tanjung Bunga Masih Milik Pemkot Makassar

  • REBUTAN – Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah meresmikan Amphi Theatre di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kamis 25/2. Jalan itu ternyata masih milik Pemkot Makassar sementara Pemprov Sulsel sudah menggelontorkan dana besar. (FOTO: SULSELPROV)

CELEBESTERKINI.com, Makassar – Jalan Metro Tanjung Bunga ternyata belum dimiliki oleh Pemprov Sulsel. Padahal, dana miliaran sudah digelontorkan di sana oleh Pemprov Sulsel.

“Jalan metro tanjung bunga masih menjadi tanggungjawab Pemkot Makassar. Belum diambilalih Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,” tegas Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto alias Danny, Selasa 23 Maret 2021.

Untuk itu sambung Danny, Perbaikan Jalan Metro Tanjung Bunga akan segera dikerjakan.
“Saya sudah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar untuk segera memperbaiki Jalan Metro Tanjung Bunga sehingga pengendara yang melintas bisa merasa lebih aman. Jalan Metro akan segera kita benahi dengan alokasi anggaran Rp57 miliar,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulsel non aktif Nurdin Abdullah ngotot menjadikan aset Jalan Metro Tanjung Bunga diambilalih Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Rencana pengalihan aset Metro Tanjung Bunga sudah dibahas secara resmi melalui pertemuan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar dan Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR) Sulsel. Selaku Kepala Dinas PUTR Sulsel, Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin telah mengusulkan kepada Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah untuk meningkatkan status Metro Tanjung Bunga menjadi jalan provinsi. “Saya sudah usulkan ke Gubernur supaya beliau bersedia menerima peningkatan status Jalan Metro Tanjung Bunga menjadi jalan provinsi, karena ujung jalan itu koneksi dengan jalan provinsi,” kata Rudy.

Menurut dia, Pemkot Makassar seharusnya bersyukur jika Metro Tanjung Bunga dialihkan ke provinsi. Jika begitu, maka Pemprov Sulsel bertanggungjawab atas pemeliharaan jalan tersebut.

Apalagi, lanjut Rudy, hampir seluruh daerah di Sulsel berlomba-lomba menyerahkan aset jalan untuk ditingkatkan menjadi jalan provinsi. Maka daerah tak lagi perlu mengalokasikan anggaran. “Harusnya Pemkot Makassar bersyukur karena Pemprov Sulsel mau menerima. Semua daerah biasanya mau menyerahkan jalannya, supaya provinsi mau mendanai dan memelihara jalan itu,” ujar dia.

Jika aset Metro Tanjung Bunga sudah dialihkan, maka anggaran Rp210 miliar yang dialokasikan Pemkot Makassar di APBD 2021 bakal dialihkan untuk kegiatan lain. “Anggaran itu tidak ada masalah tinggal kita alihkan untuk kegiatan lain. Tentu jika provinsi mengambilalih, maka msnjadi kewajiban kita untuk memelihara. Jadi kalau ada yang rusak itu tanggung jawab pemprov,” papar dia. (SAH/REN)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru