Saturday 10 December 2022
spot_img

Pemerintah Tempatkan Lab Uji Corona di Makassar

FOTO: Ilustrasi laboratorium COVID 19

MAKASSAR, CELEBESTERKINI – Pemerintah memutuskan Kota Makassar sebagai salah satu tempat dibangunnya laboratorium uji corona di Indonesia. Hal itu dilakukan agar proses uji bisa lebih cepat diketahui khususnya untuk kasus dari Indonesia Timur.

Selain Makassar, juga disiapkan lab seruoa telah menyiapkan laboratorium di Manado (Sulawesi Utara) dan Ambon (Maluku) untuk jadi tempat pemeriksaan spesimen pasien terkait virus Corona COVID-19.

Nantinya spesimen pasien di wilayah Indonesia bagian timur akan dapat dikirim ke tiga kota tersebut. “Sekarang sudah kita siapkan Makassar, Manado, Ambon,” kata Jubir Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto seperti dilansir detikcom, Minggu (22/3/2020).

Yurianto menerangkan saat ini selain di Jakarta, spesimen pasien terkait virus Corona diperiksa di Surabaya, Jawa Timur (Jatim). Yurianto menuturkan saat ini spesimen pasien dari Kupang dan Ambon banyak diperiksa di laboratorium yang berada di Surabaya. “Sekarang dikirimnya juga ke Surabaya karena di Surabaya kan sudah ada 2 lab yang jalan. Yang dikirim ke Surabaya, yang (daerahnya memiliki) jalur penerbangannya langsung ke Surabaya, (misalnya) dari Ambon dan Kupang banyak yang ke Surabaya,” ujar dia. “Ke depannya kita pendekin lagi rutenya, di Ambon, Makassar dan Manado,” sambung Yurianto.

Dia mengatakan petugas medis dari tiga kota tersebut juga sedang dipersiapkan. Nantinya mereka akan menjalani pelatihan terlebih dulu selama sepekan di Laboratorium Balitbang Kementerian Kesehatan RI. “Mereka lagi kami (Kemenkes) siapkan. Sejauh ini persiapannya alat kan sudah punya, tapi reagennya belum punya. Ya orangnya (petugas medis) dipanggil ke Jakarta untuk ditraining. Kalau sudah bisa, kita suruh balik ke daerahnya, bawa alatnya, selesai. Ini kan petugasnya yang sudah terbiasa memeriksa virus, hanya virus ini yang belum, makanya (pelatihan) seminggu saja cukup,” ucap Yurianto.

Sebelumnya pemerintah mengumumkan jumlah kasus positif virus Corona (COVID-19) di Indonesia bertambah menjadi 514. Jumlah kasus positif bertambah 64 dari sebelumnya 450 kasus. “Ada penambahan kasus positif sebanyak 64 orang,” kata juru bicara pemerintah terkait penanganan wabah Corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang ditayangkan di YouTube BNPB pada Minggu sore.
Penambahan juga terjadi pada kasus pasien yang meninggal dunia. Yurianto menyebut kasus meninggal 48 jiwa per Minggu sore kemarin.

Tetap dukung instruksi pemerintah untuk pencegahan COVID-19 yaitu dengan tetap tinggal di rumah, jaga jarak aman dengan orang lain dan tetap jaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan. (mg3)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru