Tuesday 27 September 2022
spot_img

Oseltamivir, Obat Flu yang Kini Diburu dan Kosong Dimana-Mana

OBAT FLU OSELTAMIVIR – Oseltamivir dipakai bersamaan atau kombinasi dengan obat lainnya untuk mengobati pasien COVID-19. (ist)

CELEBESTERKINI.com, Makassar – Oseltamivir adalah salah satu jenis obat antiviral yang biasanya dipakai untuk mengatasi gejala virus influenza (flu). Kini, di tengah pandemi COVID-19, oseltamivir juga dipakai untuk terapi pasien Corona.

Dikutip dari ensiklopedia Britannica yang dilansir Detikcom, oseltamivir mulai digunakan secara luas setelah mendapat izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada tahun 1999. Oseltamivir bekerja dengan cara mengurangi jumlah virus yang dihasilkan oleh sel terinfeksi.

Menurut Pusat Informasi Obat Nasional, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, oseltamivir bisa diberikan untuk orang dewasa dan anak berusia satu tahun lebih dengan gejala flu. Oseltamivir juga dapat diberikan dalam rangka pencegahan, terutama bila diketahui sedang musim flu. “Oseltamivir dapat juga digunakan untuk mencegah terjadinya influenza pada dewasa dan anak di atas 13 tahun,” tulis pusat informasi BPOM seperti dikutip dari situs resminya pada Selasa (13/7/2021).

Efek samping oseltamivir
Oseltamivir diketahui memiliki efek samping menyebabkan mual, muntah, sakit perut, sakit kepala, lelah, diare, dispapsia, insomnia, pusing, dan konjungtivitis. Beberapa kasus efek samping lainnya yang jarang terjadi adalah reaksi alergi, hepatitis, hingga sindrom Steven-Johnson.

Oseltamivir untuk COVID-19

Peneliti di dunia pada tahun 2020 mulai mencari berbagai terapi obat yang efektif untuk menghadapi pandemi baru virus Corona. Berbagai obat yang sudah ada kembali diteliti, termasuk oseltamivir untuk COVID-19.

Dalam beberapa uji klinis, oseltamivir dipakai bersamaan atau kombinasi dengan obat lainnya untuk mengobati pasien COVID-19. Hanya saja sampai saat ini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum secara resmi menyetujui oseltamivir sebagai terapi COVID-19.

Kini, obat ini seakan hilang dari pasaran. CELEBESTERKINI.COM, mencoba mencari obat ini di sejumlah toko obat, Selasa, 13 Juli 2021 malam, tak berhasil. Sejumlah apotek di Urip Sumiharjo, Kota Makassar, mengaku tak memilikinya. “Selain itu harus ada resep dokternya,” kata pegawai apotek di bilangan Bawakaraeng.

Di sebuah apotek di Jalan Pongtiku yang selalu ramai, pegawai mengaku masih memilikinya sehari yang lalu. “Tapi sekarang sudah tak ada stok. Ada yang ambil banyak,” katanya. (dtc-sah/ren)

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru