Saturday 10 December 2022
spot_img

Nyaris Bentrok di Masjid Nurul Huda, Iqbal Kumpulkan Pemuka Agama Ujung Tanah

FOTO: Pj. Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb, menemui sejumlah pemuka agama di Ujung Tanah, Sabtu malam. (humaspemkot)




CELEBESTERKINI – Aparat dan warga Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, nyaris saja bentrok, Kamis (23/4) malam atau di malam pertama Ramadhan.

Penyebabnya, warga ngotot untuk menggelar Shalat Tarawih di Masjid Nurul Huda di Jalan Barukang, padahal besoknya sudah akan dilakukan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar. Dalam video yang viral, warga terlihat mulai terpancing emosi ketika sejumlah aparat memblokade jalan masuk ke masjid. Warga kemudian menggelar tarawih karena aparat memilih untuk mengendorkan penjagaan demi menghindari bentrokan.

Menyikapi hal itu, Sabtu (25/4) malam, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, mengumpulkan sejumlah pemuka agama dan tokoh masyarakat di wilayah itu di Posko Covid-19 Kecamatan Ujung Tanah. Sabtu Malam, 25 (4/2020), Iqbal memberikan penjelasan mengenai esensi pelarangan sementara untuk tidak melakukan aktifitas Shalat Tarawih berjamaah di masjid dan dipindahkan dirumah masing-masing . “Sebagai seorang muslim, tentu saja saya juga memiliki keinginan yang begitu besar untuk datang shalat berjamaah di masjid, apalagi di bulan Ramadhan seperti ini. Namun Islam juga meminta kita untuk mengutamakan keselamatan jiwa kita semua. Kita tentu tidak ingin situasi ini berlarut-larut, makanya kita harus lawan dengan menghentikan penyebarannya dengan cara tinggal dirumah saja dulu, beribadah dirumah, Insya Allah pahalanya tidak akan berkurang,” katanya.

Iqbal memohon bantuan para pemuka agama dan tokoh itu agar membantu pemerintah dalam menghimbau agar warga mengurangi pergerakan diluar rumah. “Kurangi melakukan interaksi secara fisik, itulah sebenarnya esensi terdalam PSBB yang kita terapkan ini. Jika kita masih saja berkumpul, berjamaah di masjid, maka semua pengorbanan yang kita lakukan selama ini akan sia-sia. Virus akan semakin mudah menyebar ketika kita berkumpul. Insya Allah, jika pandemi ini telah berlalu di kota kita, maka kehidupan sehari-hari tentu akan normal kembali, termasuk beribadah secara berjamaah di masjid,” ujar Iqbal saat berbicara.

Tudang Sipulung yang digelar tersebut merupakan langkah persuasi yang dilakukan Iqbal bersama dengan sejumlah pengurus Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Makassar. Selain Iqbal juga hadri Komandan Kodim 1408/BS Makassar Kol (Inf) Andriyanto SE, Camat Ujung Tanah Andi Unru, serta sejumlah lurah diwilayah tersebut.

Sementara itu ditempat yang sama, Camat Ujung Tanah Andi Unru mengaku terus bekerja menemui pengurus-pengurus masjid untuk meminta agar sementara waktu tidak melakukan aktifitas ibadah Tarawih di masjid masing-masing. “Memang masih ada beberapa yang melakukan shalat Tarawih di masjid, makanya ini yang kita datangi dan mengajaknya untuk mematuhi aturan PSBB. Alhamdulillah tadi sejumlah pengurus masjid sudah menyatakan komitmennya untuk mematuhi aturan ini dan untuk sementara tidak melaksanakan ibdah Tarawih di masjidnya masing-masing. Sebagai muslim, saya sangat paham ini tidak mudah, namun dalam Islam pun kita diminta untuk menghindari hal yang bisa membahayakan jiwa saudara-saudara kita,” jelasnya. (mg2)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru