Tuesday 27 September 2022
spot_img

Mirip Kasus Risman Tuduh Rudal, Laporan NH ke Polisi Bahayakan Posisi TP

  • RP SAAT SIDANG – Politisi Golkar Risman Pasigai disidang karena mencemarkan nama baik Rusdin Abdullah, beberapa waktu lalu. Kini, Ketua Golkar Sulsel Taufan Pawe akan dilaporkan Waketum Golkar Nurdin Halid dalam kasus sama. (ist)

CELEBESTERKINI.com, Makassar – Kisruh perebutan Kantor Golkar Sulsel, Kamis 21 Juli 2022 lalu, semakin panjang.

Wakil Ketua Umum DPP Golkar Nurdin Halid, menyiapkan laporan ke Polda Sulsel terkait dengan kasus pencemaran nama baik yang dialamatkan kepadanya. Tudingan Ketua Golkar Sulsel Taufan Pawe (TP) yang menyebut Nurdin sebagai dalang dari kisruh itu dianggap tak berdasar oleh kubu politis senior yang berjuluk NH ini.

Pengacara NH, Syahrir Cakkari menyebut, hingga saat ini pihaknya belum mendapat jawaban dari mosi yang dikirimkan kepada TP. “Kami menyiapkan laporan ke Polda Sulsel dalam waktu dekat. Tudingan Pak Taufan Pawe itu harus dibuktikan secara hukum,” kata Syahrir Cakkari, Minggu, 24 Juli 2022 malam.

Syahrir menyesalkan jika TP tak menjawab somasi itu. “Somasi untuk ingatkan, sebaiknya diselesaikan secara kekeluargaan. Kalo mau minta maaf, pak Nurdin siap memaafkan. Kan dalam hal ini pak NH yang dirugikan,” sebutnya. “Besok atau lusa kita laporkan jika benar-benar tak ada itikad baik Pak TP,” tambahnya.

Kasus ini terlihat mirip dengan kasus pencemaran nama baik politisi Golkar Risman Pasigai yang dianggap mencemarkan nama baik pengusaha Rusdin Abdullah alias Rudal. Bahkan, ujung dari kasus ini dimana Risman akhirnya dijebloskan ke penjara. Hal itu membuat posisi TP bisa berbahaya jika menganggap enteng laporan ini.

Beberapa waktu lalu, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar memvonis Risman Pasigai bersalah dalam kasus pencemaran nama baik terhadap koleganya di Partai Golkar , Rusdin Abdullah. Ia dihukum enam bulan penjara dengan masa percobaan selama 10 bulan.

Dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (8/7/2020), majelis hakim menyatakan Risman terbukti melanggar Pasal 311 ayat 1 KUHP tentang penistaan atau pencemaran nama baik. Risman dinilai sengaja memfitnah rekannya di Golkar melalui media massa. Meski begitu, hukuman percobaan membuat Risman tidak langsung dikirim ke Lapas Kelas I Makassar. “Mengadili terdakwa selama enam bulan dengan masa percobaan 10 bulan,” ujar Ketua Majelis Hakim Zulkifli didampingi dua rekannya Heneng Pudjadi dan Suratno. Dalam sidang tuntutan, JPU diketahui menuntut Risman dengan 10 bulan penjara atas perbuatannya melakukan pencemaran nama baik.

Diketahui, kasus pencemaran nama baik yang dilakukan Risman bermula saat acara Musda IX Golkar Sulsel di Novotel, Kota Makassar pada 26 Juli 2019. Di luar hotel ada keributan, dimana ada dua kader Golkar Hamzah Abdullah dan Muh Taufik yang membagikan selebaran dan memprotes pelaksanaan Musda Golkar Sulsel.

Selanjutnya, Risman yang merupakan ketua panitia sempat berdebat dengan Hamzah Abdullah. Setelahnya, Plt Ketua Golkar Sinjai itu memberikan pernyataan ke media yang belakangan dianggap fitnah alias pencemaran nama baik. Ia menyebut Hamzah merupakan orang suruhan Rusdin Abdullah untuk kacaukan Musda Golkar Sulsel. (sah/mal)

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru