Wednesday 01 February 2023
spot_img

Melangkah Lebih Cepat, Soppeng Sudah Masuk Tahap Vaksinasi Anak

VAKSINASI ANAK – “Menurut data yang ada khususnya di Soppeng hampir semua yang terpapar belum divaksin dan yang terpapar adalah perempuan dan anak-anak,” Kaswadi Razak. (ist)

CELEBESTERKINI.com, Soppeng – Pemerintah Kabupaten Soppeng membuat langkah maju. Setelah melakukan vaksinasi untuk warga dewasa, kini mereka memasuki tahap vaksinasi untuk anak berusia 12 – 17 tahun.

Sosialisasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi Anak usia 12-17 tahun tingkat Kabupaten Soppeng yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kab. Soppeng di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Soppeng, Senin 12 Juli 2021.

Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak, SE dalam sambutannya kegiatan ini penting kita lakukan sebagai upaya menghadapi pandemi. “Menurut data yang ada khususnya di Soppeng hampir semua yang terpapar belum divaksin dan yang terpapar adalah perempuan dan anak-anak,” katanya.

Bupati mengaku sudah berusaha memproteksi masyarakat. Oleh karena itu, kepada para Kepala Sekolah se Kab. Soppeng diharapkan untuk menjaga dan menganjurkan kepada anak-abak terutama siswa agar jangan jajan sembarangan dan jangan melakukan aktivitas diluar area sekolah. “Sehingga saya berharap kepada kepala Dinas jangan pernah berhenti untuk saling mengingatkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi membuka vaksinasi covid-19 untuk golongan usia 12 sampai 17 tahun. Perluasan vaksinasi ini dibuat dengan mempertimbangkan kasus anak yang terpapar virus Covid-19 semakin merebak. Vaksinasi untuk usia 12-17 tahun diatur dalam Surat Edaran HK.02.02/I/1727/2021 tentang Vaksinasi Tahap 3 Bagi Masyarakat Rentan Serta Masyarakat Umum Lainnya dan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Bagi Anak Usia 12-17 Tahun yang diteken Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu pada 30 Juni 2021.

Vaksin yang diberikan merujuk pada uji klinis Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), yakni Sinovac. “BPOM menyetujui penggunaan vaksin covid-19 produksi Sinovac/PT. Bio Farma untuk anak usia 12 sampai 17 tahun. Keputusan ini diambil berdasarkan kajian yang telah dilakukan oleh BPOM bersama dengan ITAGI serta IDAI,” tulis BPOM dalam unggahan di akun instagram resmi @bpom_ri yang dikutip Selasa (6/7).

Dalam SE tersebut disebutkan pelaksanaan vaksinasi anak dapat dilakukan di Fasilitas pelayanan kesehatan atau di sekolah/madrasah/pesantren berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kanwil/Kantor Kemenag setempat untuk mempermudah pendataan dan monitoring pelaksanaan.

Berikut syarat vaksinasi untuk usia 12 sampai 17 tahun;

Baca juga: Darurat Oksigen, Layanan IGD Sejumlah RS di Bandung Tutup

  1. Peserta vaksinasi harus membawa kartu keluarga atau dokumen lain yang mencantumkan NIK anak
  2. Lolos mekanisme skrining, pelaksanaan dan observasi sama seperti vaksinasi pada usia >18 tahun
  3. Mendapatkan izin dari orang tua
  4. Pencatatan dalam aplikasi PCare vaksinasi dimasukkan dalam kelompok remaja
  5. Membawa pre-skrining yang sudah dicetak
  6. Membawa pulpen
  7. Melakukan vaksinasi menggunakan vaksin Sinovac dengan dosis 0,5 ml sebanyak dua kali pemberian dengan jarak atau interval minimal 28 hari. (*/sah)
Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru