Mate'ko.. Perkosa Gadis di Bus, Digantung Sampai Mati

Home / Kriminal / Utama

Selasa, 24 Maret 2020 - 15:22 WIB

Mate’ko.. Perkosa Gadis di Bus, Digantung Sampai Mati

Gambar empat pemerkosa gadis India yang telah dihukum gantung. (int)

NEW DELHI, CELEBESTERKINI – 16 Desember 2012, enam laki-laki mengadang seorang gadis, Jyoti Singh, pelajar 23 tahun dan seorang kawan prianya yang baru saja menonton bioskop di Delhi.

Dikutip Kompas yang ditulis ulang CELEBESTERKINI, Jyoti dan temannya kemudian diseret ke dalam sebuah bus pribadi dan rudapaksa bergantian di atas bus yang dibawa berkeliling kota. Keduanya bersimbah darah karena selain memerkosa Jyoti, teman prianya juga dianiaya. Setelah puas melampiaskan nafsunya, Jyoti kemudian dilempar ke jalanan oleh enam laki-laki biadab itu.

Berdasarkan rekam medis, Jyoti mengalami luka serius di bagian perut, usus dan alat kelamin. Lukanya terlalu parah sehingga dia harus diterbangkan ke Singapura untuk mendapatkan perawatan spesialis. Naasnya, 13 hari kemudian, Jyoti tewas akibat luka-luka yang dideritanya.

Sabtu (21/3) lalu, empat dari enam laki-laki dihukum gantung. Empat orang pemerkosa dihukum gantung atas pidana kriminal paling tidak wajar yang mereka lakukan.

Mukesh Kumar (32), Akshay Thakur (31), Vinay Sharma (26) dan Pawan Gupta (25) terbukti bersalah atas tindak kriminal mereka yang melakukan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap seorang gadis. Mereka dieksekusi mati dengan hukuman gantung pada pukul 5.30 pagi di Penjara Tihar, New Delhi.

Ratusan polisi menjaga di luar penjara saat eksekusi berlangsung. Banyak orang telah berada di luar penjara untuk ikut menyaksikan peristiwa eksekusi tersebut. Beberapa dari mereka membawa plakat bertuliskan “Keadilan untuk wanita” dan tulisan, “Gantung Pelaku”.

Ada pun pelaku kelima, Ram Singh sudah melakukan aksi bunuh diri sebelumnya pada Maret 2013 di penjara Tihar. Pelaku keenam yang masih remaja saat persidangan dikirim ke fasilitas reformasi maksimal tiga tahun lamanya.

Pihak kepolisian menggunakan CCTV untuk melacak keberadaan bus dan supirnya, Ram Singh. Dalam lima hari, seluruh pelaku dapat ditangkap dari berbagai lokasi di negara bagian yang berbeda. Pada September 2013, pengadilan dengan cepat memutuskan enam pria itu bersalah atas tindak pemerkosaan dan pembunuhan yang mereka lakukan.

Tindakan kriminal mereka dianggap sebagai tindakan yang sangat tidak wajar sehingga mereka diputuskan hukuman mati. Pengadilan Tinggi Delhi pada Maret 2014 mengeluarkan pernyataan tersebut, namun sejak itu, keluarga korban menjadi frustrasi. Ibu Jyoti , Asha Devi mengatakan kepada wartawan setelah eksekusi mati dilakukan, “Akhirnya mereka digantung. Perjuangan ini sungguh panjang.” Dia juga menambahkan, “Hari ini kita mendapatkan keadilan. Hari ini adalah hari yang didedikasikan untuk seluruh perempuan di negara ini. Saya berterima kasih kepada hakim dan pemerintah.” (mg2)

Share :

Baca Juga

Dari Ruang Isolasi, Wabup Tator Sampaikan Kesedihannya

Kesehatan

Dari Ruang Isolasi, Wabup Tator Sampaikan Kesedihannya
Kaswadi Razak Dilantik di Makassar, LHD di Soppeng

Politik

Kaswadi Razak Dilantik di Makassar, LHD di Soppeng
Berapa Kali Kamu Bercinta, Perhatikan Usiamu

Kesehatan

Berapa Kali Kamu Bercinta, Perhatikan Usiamu
Anggiat Cs Merajuk Minta Pesta Diizinkan, Walikota Bergeming

Makassar

Anggiat Cs Merajuk Minta Pesta Diizinkan, Walikota Bergeming
Shelter Difungsikan, Penyintas Cari Bilik Asmara

Daerah

Duka Luwu Utara
Shelter Difungsikan, Penyintas Cari Bilik Asmara
Valid, Banjir Soppeng Akibatkan Kerugian Rp 39, 2 M

Daerah

Valid, Banjir Soppeng Akibatkan Kerugian Rp 39, 2 M
IAS Mengguncang Politik Demokrat, Mulai Goda Voters Musda

Politik

IAS Mengguncang Politik Demokrat, Mulai Goda Voters Musda
Airlangga Capres, Ini Garansi dan Pandangan NH

Makassar

Airlangga Capres, Ini Garansi dan Pandangan NH
Chat Sekarang
Butuh Bantuan ?
Salam Kami Celebes Terkini.
Apa yang bisa kami bantu ?