Tuesday 06 December 2022
spot_img

Makna Dukungan Aco

Salam dari Topaz, Panakkukang

Sebenarnya tak mengejutkan. Sebenarnya pula tak istimewa. Namun, penegasan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) yang mendukung mantan Wakil Walikota Makassar yang juga bakal calon Walikota Makassar di Pilwali 2020, Syamsu Rizal alias Dg Ical, dipastikan akan menggeser peta dukungan suara.

Aco, sapaan akrab Walikota Makassar dua periode ini adalah mutiara dukungan di kota daeng. Nyaris tak pernah sekalipun ia terkalahkan di Makassar dalam event apapun. Tak ada figur yang mampu mematahkan dominasi dukungannya di Makassar, bahkan politisi sekaliber Syahrul Yasin Limpo dan apalagi mantan Walikota yang kini juga Balon Walikota Makassar, Dani Pomanto.

Syahrul pernah merasakan digulung kekuatan Aco di Makassar. Di Pilgub 2013, Syahrul memang menekuk Aco secara keseluruhan, tetapi di Makassar, Aco tak bisa ia tundukkan. Syahrul meraih 285.418 dukungan sementara Aco dengan 313.056 dukungan.

Di ujung kekuasaan Aco bisa mengatur dengan baik kemenangan pasangan Dani-Ical di Pilwali 2013. Meski dikeroyok sembilan paslon lain termasuk jagoan Syahrul ketika itu, Irman YL – Busrah, Aco mampu menumpuk 182.424 suara untuk Dani-Ical menyisihkan Irman-Busrah 114.032. Di ujung kekuasaannya pula pada April 2019, Aco mengantar istrinya Aliyah Mustika ke Senayan dengan lebih dari 70 ribu suara yang 80 persen di antara sumbangan suara Makassar.

Banyak yang menyatakan, Aco bukan siapa-siapa lagi di Makassar ketika dibui oleh KPK pertengahan 2015. Tapi alih-alih melempeng, ia malah bisa terus mengawal kemenangan istrinya ketika kembali ikut Pemilu 2019 lalu. Bahkan kali ini lebih menggila. Aliyah memperoleh 84.480 dimana 45.701 suara di antaranya dari Makassar.
Ya, Aco tak pernah kalah di Makassar, itu fakta yang tak terbantahkan.

Dukungan Aco kepada Dg. Ical berarti juga jaminan kemudahan menuju kemenangan. Keunggulan Aco di Makassar dipengaruhi oleh banyak hal.

Pertama, Aco punya lapisan orang-orang dengan loyalitas yang tinggi. Mengapa itu terjadi karena Aco “memelihara” bertahun-tahun. Berbeda dengan politisi lain yang baru datang lalu kemudian membentuk komunitas dukungan yang tentu saja sulit untuk dijaga loyalitasnya.

Kedua, jaringan infrastruktur pemenangan adalah yang paling lengkap. Infrastruktur itu tersusun rapi hingga tingkat strata paling rendah pemilih dengan basis rumah tangga dan lorong. Nyaris setiap RT dia punya orang.

Ketiga, mesin politiknya memang bukan partai politik. Tetapi dia punya banyak komunitas warga yang hingga kini terus direkatkan militansinya lewat komando tim berjuluk Batu Putih. Tim ini dikomandoi kakaknya sendiri Ancu Sirajuddin dan adiknya, Hendra Sirajuddin.

Keempat, Aco punya jaringan finansial tak terbatas. Selain keluarganya memang punya kekuatan finansial besar, Aco punya kemampuan membangun jaringan keuangan yang bisa digunakan untuk mendanai sebuah kompetisi. Jaringan itu dipupuk sejak lama terutama karena dia adalah mantan walikota yang dikenal murah hati dan senang memberi pekerjaan.

Kelima, Aco punya faktor psikologi berupa “kemarahan” sebagian orang Makassar yang merasa Aco dizalimi sehingga menghuni hotel predeo selama 4 tahun. Faktor ini bisa dia gunakan untuk mengaduk-aduk psikologi massa.

Keenam, penguasaannya pada birokrasi Makassar paling besar bahkan dari pj. Walikota Makassar saat ini dan bahkan mungkin Gubernur Nurdin Abdullah. Pasalnya, sebagian besar pimpinan unit kerja dan terutama pimpinan wilayah seperti Camat dan Lurah masih birokrat yang ia pernah orbitkan dulu.

Maka, dukungan Aco adalah angin segar bagi Dg Ical. Apalagi, dalam sebuah riset yang dilakukan Lembaga Bantuan Teknis dan Manajemen Pemilu, Nurani Strategic, responden mengakui yang paling cocok dengan karakter Aco di Makassar adalah Dg Ical. “86,3 persen responden yang mengetahui siapa Ilham Arief Sirajuddin menyatakan yang paling cocok dengan tipikalnya di bakal calon Pilwali Makassar adalah Syamsu Rizal,” kata direktur lembaga itu, Dr. Nurmal Idrus.

Tentu, semua unggulan itu harus digunakan, diorganisir dan digerakkan. Tanpa itu maka dukungan Aco ke Dg Ical hanya akan menjadi sokongan semu.

REDAKSI

Jalan Topaz Raya, G/4, Panakkukang

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru