Monday 26 September 2022
spot_img

Lagi, Tavares Kecewa Kinerja Wasit. Diminta Jangan Cari Kambing Hitam

  • PELATIH PSM – Juru Taktik PSM, Bernardo Tavares diminta lebih sabar menatap perjalanan di Liga 1. Ia mesti fokus perbaikan tim dan tak selalu mengkritik wasit. (ist)

CELEBESTERKINI.com, Makassar – Pelatih PSM
Bernardo Tavares, lagi-lagi mengungkapkan kekecewaannya terhadap wasit di Liga 1.

Usai PSM Makassar gagal mendapatkan poin penuh pasca bermain imbang lawan Dewa United dengan skor 1-1 pada pekan ke-10 Liga 1 2022/2023 di Stadion Indomilk Arena, Kelapa Dua, Tangerang, Kamis (15/9/2022), pelatih ini kembali mengeluhkan kinerja wasit dalam laga itu.

Bernardo Tavares mengaku ada momen dimana PSM Makassar seharusnya mendapatkan dua penalti, tetapi wasit tidak melihat itu.

Ia juga menilai wasit sangat tidak tegas karena mengubah keputusan yang telah ditetapkan. Walhasil itu dinilai Bernardo Tavares sangat merugikan PSM Makassar.

Pelatih asal Portugal itu juga heran kenapa wasit bisa mengubah keputusan tersebut. “Saat itu pemain lawan teriak-teriak ke wasit mencoba untuk mengubah keputusan. Dan ini untuk pertama kalinya wasit menganulir keputusan dengan mengubah keputusan seperti melihat VAR, padahal di Indonesia VAR belum ada,” kata Bernardo Tavares.

Namun sejumlah kalangan meminta Tavares bisa lebih sabar dan fokus terus pada perbaikan taktik tim. “Sebab, terlihat sekali dia terlalu ingin menutupi kerapuhan tim dengan menyalahkan wasit. Kinerja wasit tadi malam tidaklah terlalu buruk bagi PSM, karena kalau wasit mau nakal, tentu Dewa United juga mesti dapat penalti,” kata mantan Juru Bicara PSM, Dr. Nurmal Idrus, MM, Jumat, 16 September 2022.

Tavares kata Nurmal mesti lebih sabar dan cepat beradaptasi dengan kultur sepakbola Indonesia. “Kinerja wasit bukan urusan pelatih. Teknis dan taktik itu urusan utama pelatih, apalagi kita melihat dalam pertandingan tadi malam, celah PSM terlihat jelas,” ujarnya.

Mantan Pemain PSM, Najib Lantandang, setali tiga uang. Ia meminta agar Tavares tak terus mencari kambing hitam dari wasit. “Jangan sampai jika hasil buruk tiba, dia terus menyalahkan wasit. Itu tak baik bagi tim,” ujarnya.

Sikap keras terhadap wasit itu sudah terbukti merugikan PSM dengan kehilangan Wijan Pluim hingga lima kali pertandingan. “Pluim yang selalu protes dan marah-marah sama wasit terbukti tak ada gunanya. Kini, karena sikapnya itu merugikan tim karena tak dapat tampil. Kita berharap semua bisa lebih sabar dan fokus,” tukasnya. (sah/ren)

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru