Monday 26 September 2022
spot_img

KPK Monev Barjas di Lutim, Minta Pejabat Waspada

KPK TEMUI BUPATI LUTIM – KPK melakukan monev untuk mengevaluasi perkembangan rencana aksi Pemkab Luwu Timur sebagai bentuk upaya pencegahan tindak pidana korupsi. (lutimkab)

CELEBESTERKINI.com, Malili – Tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wilayah IV, dalam beberapa hari ini berada di Malili, Ibukota Kabupaten Luwu Timur.

Tim ini menggelar serangkaian pertemuan dan melakukan monitoring dan evaluasi terkait beberapa titik yang dianggap berpontensi terjadi penyalahgunaan keuangan negara. Salah satunya dengan memantau proses pengadaan barang dan jasa yang juga sementara berjalan di kabuapaten ini.

Korsupgah KPK Wilayah IV, Ikbal, menyampaikan monev yang dilakukannya ini adalah mengevaluasi perkembangan rencana aksi Pemkab Luwu Timur sebagai bentuk upaya pencegahan tindak pidana korupsi.

Selain pengadaan barang dan jasa setidaknya, kata Ikbal, ada delapan fokus yang dimonitoring dan dievaluasi, yakni perencanaan penganggaran APBD, pelayanan terpadu satu pintu, dan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).

Selain itu, kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), tata kelola dana desa, manajemen aset daerah dan optimalisasi Pajak Daerah.

Ia berharap, progres dari monitoring itu akan makin terlihat ke depannya. Untuk itu, perlu ada komunikasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diawasi oleh inspektorat.

Untuk mencapai itu, kata dia, perlu komitmen kepala daerah untuk menindaklanjuti hal-hal yang belum tercapai di indikator. “Yang paling inti, harus ada dukungan dari kepala daerah, tanpa itu semua ini tidak akan berjalan,” ucapnya.

Bupati Luwu Timur H. Budiman mengucapkan selamat datang kepada Tim Satgas Korsup KPK di Kabupaten Luwu Timur.

Terkait Program Pencegahan Korupsi, Bupati Budiman mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur sejak Tahun 2018 hingga saat ini secara aktif mengikuti Supervisi atau arahan dari Tim Korsupgah (Koordinasi Supervisi & Pencegahan) KPK-RI, terutama melalui aplikasi MCP (Monitoring Center for Prevention) yang kini aplikasinya bernama Jaga.id yang didalamnya meliputi 8 (delapan) area intervensi.

Selanjutnya ia juga melaporkan tentang akuntabilitas dan pertanggungjawaban keuangan daerah sejak diperiksa oleh BPK-RI dari Tahun 2004 melalui pemeriksaan LKPD (Laporan Keuangan Pemerintah Daerah) Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah meraih 9 kali opini WTP.

Terkait dengan Kapabilitas APIP (Aparat Pengawasan Internal Pemerintah) Inspektorat Kabupaten Luwu Timur sudah mencapai level 3.
“Bulan Juni 2019 silam Sertifikat level 3 dari Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan telah kami terima, dimana saat itu Inspektorat Kabupaten Luwu Timur termasuk 9 (sembilan) dari seluruh Inspektorat Provinsi/ Kabupaten/Kota yang sudah mendapatkan kapabilitas level 3” Kata Bupati.

Demikian pula dengan Tingkat Maturitas (Kematangan) SPIP (Sistem Pengendalian Intern Pemerintah) Kabupaten Luwu Timur telah mencapai level 3 pada tanggal 5 Juli 2019 dan merupakan APIP Pertama di Indonesia bersamaan dengan Kabupaten Gowa yang menyandingkan gelar Kapabilitas APIP dan Maturitas SPIP Level 3.

Terlepas dari pencapaian akuntabilitas keuangan, tentunya kami juga memiliki kelemahan-kelemahan. Untuk itu melalui kehadiran Tim KPK-RI kali ini yang akan melakukan Monitoring dan Evaluasi Program Pencegahan Korupsi pada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dengan 3 (tiga) agenda yaitu : Sertifikasi aset, penyelesaian aset bermasalah dan penyerahan PSU, Optimalisasi Pendapatan dan Penyelesaian tunggakan pajak dan Indikator MCP Tahun 202.

Bupati berpesan kepada seluruh OPD terkait untuk menindaklanjuti poin-poin yang menjadi arahan dari tim Korsupgah KPK. “Saya berharap rekomendasi-rekomendasi yang diberikan oleh Tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan KPK, ditindak lanjuti sehingga good dan clean government itu bisa terwujud,” imbuhnya. (*/mal)

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru