Saturday 10 December 2022
spot_img

Kisruh di Disdik Makassar, DPRD Putuskan Bentuk Pansus

PANSUS – Komisi D DPRD Makassar memanggil semua pihak yang terkait dengan kekisruhan di Disdik Makassar. DPRD kemudian membentuk Pansus untuk menyelesaikannya. (humasdprdmksr)

CELEBESTERKINI.com, Makassar – Rentetan kasus yang menimpa Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, mulai dari dugaan adanya pungli untuk kenaikan pangkat, maraknya penjualan modul untuk sekolah, serta penjualan foto walikota/wakil walikota ke sekolah sekolah, disikapi DPRD Makassar.

Komisi D DPRD Kota Makassar akhirnya menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan Kota Makassar serta sejumlah Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), Kamis (27/05/2021) di ruang Rapat Badan Anggaran DPRD Makassar. Seluruh pihak yang terkait berbagai masalah itu dipanggil.

Rapat menyikapi laporan warga terkait penjualan modul dan foto walikota dan wakil walikota makassar kepada pihak sekolah di makassar. Laporan warga menyebut penjualan ini diduga bersifat ilegal.

Ketua Komisi D DPRD Makassar Abd. Wahab Tahir mengatakan, akan merekomendasikan kepada Dinas Pendidikan dan para Kepala Sekolah untuk tidak melakukan traksaksi jual beli secara langsung. Tindakan ini demi menjaga marwah dan citra pendidikan di kota makassar. “Untuk sementara kami mengimbau kepada seluruh kepala sekolah untuk tidak melakukan traksaksi jual beli seperti ini. Sampai keluarnya rekomendasi dari DPRD,” Ujarnya.

Salah satu oknum penjualan modul/foto tersebut, Mince mengaku tidak ada suruhan dari pejabat dinas pendidikan maupun kepala sekolah. “Tidak ada pak yang menyuruh pejabat dinas pendidikan, kepala sekolah juga”, pungkasnya saat ditanyai oleh Ketua Komisi D.

Wahab Tahir menambahkan, Komisi D DPRD akan membentuk Panitia Khusus Penyelidikan terkait kasus ini yang bekerja maksimal 30 hari kedepan. Guna mengusut tuntas pemasalahan ini, pihaknya akan mengeluarkan rekomendasi agar menjaga marwah Dinas Pendidikan. “Kami akan membentuk Pansus Penyidikan akan bekerja dalam 30 hari kedepan, ini demi menjaga marwah Dinas Pendidikan agar tidak berlarut masalah seperti ini. Apalagi, Dinas Pendidikan dan kepala sekolah akan menghadapi PPDB dalam waktu dekat,” tambahnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar Andi Amalia Malik, menyebut akan mendukung langkah DPRD dalam rangka penyidikan kasus-kasus seperti agar tak ada lagi oknum yang ‘bermain’. Termasuk masalah kenaikan pangkat, jabatan dan lain sebagainya. “Kami tidak mau masalah ini berlarut-larut terus, kami ingin masalah ini diselidiki dan dicarikan jalan keluarnya. Makanya kami mendukung penuh langkah DPRD untuk membentuk Pansus Penyidikan agar bisa mengembalikan marwah dinas pendidikan di kota makassar”, imbuhnya. (sah/ren)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru