Wednesday 01 February 2023
spot_img

Kiriman ‘Horor’ dari Anggu untuk Rekan Kontraktornya

NYANYI – Kontraktor terdakwa kasus suap dan gratifikasi proyek di Sulsel, Agung Sucipto, yang kini tengah disidang di PN Makassar, mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC). Status itu membuat semua kontraktor yang terkait proyek di Sulsel bisa terjerat. (antara)

CELEBESTERKINI.com, Makassar – Terdakwa
kasus suap dan gratifikasi proyek di Sulsel yang kini tengah disidang di Pengadilan Negeri Makassar, Agung Sucipto alias Anggu, mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC).

Dalam sesi sidang pemeriksaan saksi di PN Makassar, Kamis 27 Mei 2021, Anggu diketahui mengajukan status itu kepada Hakim PN Makassar. “Izin yang mulia, jika diperkenankan, saya ingin mengajukan diri sebagai Justice Collaborator,” kata Agung kepada Ketua Majelis Hakim, Ibrahim Palino.

Permintaan itu tentu mengagetkan banyak pihak. Terutama sekali karena keputusan Anggu itu akan menjadi ‘horor’ bagi semua kontraktor yang selama ini berhubungan dengan proyek-proyek yang didanai APBD Provinsi selama masa kepemimpinan Gubernur Sulsel non aktif, Nurdin Abdullah.

Bagaimana tidak, Anggu tentu punya banyak data dan pengetahuan mengenai transaksi di bawah tangan para kontraktor itu dengan NA. Anggu seperti tak mau menanggung beban hukum itu sendiri dan berupaya menyeret yang lainnya.

Kuasa Hukum Anggu, Muhammad Nursal, sudah mengirimkan pesan jelas, bahwa pihaknya memutuskan membantu agar proses persidangan menjadi lancar dengan menjadikan kliennya sebagai JC. “Tunggu saja ke depan bagaimana. Akan ada banyak nama (kontraktor) yang nantinya akan muncul melakukan itu,” katanya di PN Makassar, Kamis.

John Hardiansyah, SH

Pengamat Hukum Makassar, John Hardiansyah, SH, mengatakan keputusan Anggu menjadi JC itu akan mempermudah KPK dalam menyelesaikan kasus menghebohkan ini. “Karena dengan demikian semua bakal terang benderang dan itu membuat KPK bisa dengan mudah menyelesaikan dan mengembangkan kasus ini,” katanya.

Selain itu kata John, KPK dan juga penegak hukum lain kini punya peluang untuk mengembangkan kasus ini dengan menjerat lebih banyak lagi pelaku pengemplang uang rakyat di Sulsel. “Kita perlu menunggu sikap KPK atau penegak hukum lain di Sulsel. Dengan Anggu membuka semuanya, maka ini peluang bagi penegak hukum lain untuk menelusuri praktek serupa di Sulsel yang sudah menjadi rahasia umum,” katanya. (sah/ren)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru