Sunday 25 September 2022
spot_img

Kesabaran Polisi Ini Luar biasa, Tahan Emosi Dikata-Katai Kotor

CELEBESTERKINI.com, Makassar – Sebuah video menjadi viral setelah beredar di media sosial, Minggu, 5 Juli 2020.

Video yang merekam aksi pembubaran kerumunan di sebuah tempat di Tana Toraja, Sabtu, 4 Juli 2020, sore.

Terlihat seorang pria tambun berkaos hitam tiba-tiba mengamuk setelah polisi datang membubarkan acara itu. Ia kemudian seperti tak bisa menahan emosi dan melakukan provokasi kepada warga untuk menolak pembubaran itu. Tapi, ratusan warga yang berada di lokasi acara terlihat tak merespon. Pria tambun itu kemudian meluapkan emosinya kepada petugas yang membubarkan acara.

Bahkan, seperti tak sadar sang pria melemparkan kata- kata hinaan kepada salah seorang petugas yang disebutnya sebagao Kasat Ops. “Ta*******, kasat Ops,” teriaknya. Dikatai seperti itu, sang petugas terlihat sedikit terpancing tetap kemudian menahan diri. Ia terus berusaha menenangkan sang pria tambun yang tak berhenti mengeluarkan kata-kata hinaan kepada petugas.

Tak lama kemudian, beredar laporan kejadian yang disampaikan Kapolres Toraja Utara kepada Kapolda Sulsel. Berikut isi laporan lengkapnya:

Kepada Yth : Kapolda Sulsel
Dari : Kapolres Toraja Utara.

Tembusan :
1.Wakapolda Sulsel
2.Karo Ops Polda Sulsel
3.Kabid Propam Polda Sulsel
4.Kabid Humas Polda Sulsel
5.Dir Intelkam Polda Sulsel

Slmat sore kmndan, ijn melaporkan bhw pada hari Sabtu tanggal 04 Juli 2020 pukul 16.30 Wita dilakukan pembubaran giat judi sabung ayam tepatnya di halaman tongkonan Palasa Lemb. Tondon Matallo Kec. Tondon Kab. Torut oleh Personil on call yang pimpin langsung Kasat Sabhara AKP DARYATMO di dampingi KBO Sat Intelkam IPTU KUSUMA TOMBILANGI.

Pada saat Personil tiba di lokasi, dilakukan himbauan kepada para pelaku judi sabung ayam dan salah satu pelaku /pemain yg merupakan bandar dr judi tersebut datang mengamuk dengan cara mengeluarkan kata-kata yg tdk pantas ” T******** semua polisi polres Toraja Utara ” dan juga mengancam dgn cara mengejar anggota utk ditikam dengan menggunakan sebuah botol bir yg telah dipecahkan dan jg menghasut para pemain utk melakukan perlawanan terhadap petugas.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni 2 (dua) buah tenda arena, pecahan botol bir yg dipakai mengancam.

Bahwa tempat dilaksanakannya giat
tsb tidak dalam rangkaian Pesta Adat Rambu Solo’ maupun Rambu Tuka’.

Pukul 17.30 Wita, setelah di pastikan kegiatan tidak berlanjut, Personil meninggalkan TKP.

Demikian dilaporkan.

Belum ada konfirmasi resmi terkait kejadian itu. Namun, Celebesterkini terus berusaha menghubungi pihak Polres Toraja Utara. (*/mal)

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru