Tuesday 27 September 2022
spot_img

Karma Persija dan Tuah Juku Eja yang Terluka

  • KARMA – Pelatih Persija Sudirman sehari sebelum berlaga melawan PSM di Piala Menpora di Malang, Senin 22/3, tak menghitung Juku Eja sebagai rival berat. Beberapa jam kemudian ia justru takluk dari PSM. (IST)

CELEBESTERKINI.com, Malang – PSM Makassar sukses membalik prediksi dengan menekuk tim superior Persija Jakarta dua gol tanpa balas dalam laga perdana Grup B Piala Menpora di Stadion Kanjuruhan Malang, Senin, 22 Maret 2021, malam.

Padahal, kedua tim datang ke Malang dengan kondisi yang sangat berbeda. PSM yang tengah menghadapi masalah finansial datang dengan kekuatan compang camping. Deraan finansial membuat tim ini tak mampu menyewa pemain asing. Kondisi itu jauh berbeda dengan Persija Jakarta yang justru dihuni lima pemain asing.

Selain itu, kekalahan Persija juga dimungkinkan olehkarena karma dari ucapan mereka sendiri. Ketika ditanya wartawan sehari sebelum laga ini, Pelatih Persija Sudirman sama sekali tak ‘rekeng’ PSM. Saat ditanya siapa pesaing terberat dalam memperebutkan gelar, dia menyebut Bali United, Bhayangkara Solo FC, dan rival abadi mereka, Persib Bandung, sebagai pesaing terberat. “Kalau ditanya pesaing terberat Persija, saya rasa semua klub memiliki kesempatan yang sama. Setiap klub memiliki peluang yang sama untuk bisa menjadi juara,” kata Sudirman.

Duel PSM vs Persija Jakarta di Malang, Senin, 22 Maret 2021. PSM menang dua gol tanpa balas.

“Namun, kalau dilihat dari cara permainan dan materi pemain, ada Bhayangkara, ada juga Bali United, juga Persib Bandung. Baru hari ini saya baca di media, mereka baru saja mendatangkan pemain asing baru,” katanya.

PSM sendiri sangat terluka sebelum ke Malang. Persiapan yang hanya dua pekan, dan satu persatu pemain andalannya pergi, membuat berita keberangkatan tim ini sangat sepi di Makassar. “Seperti inilah kondisinya. Tapi, kami tak mau menyerah,” kata Pelatih Syamsuddin Battola yang ditunjuk tiba-tiba menangani tim.

Keterlukaan PSM semakin parah karena saat berangkat para politisi di Makassar masih terus berpolemik tentang kandang PSM Makassar, Stadion Mattoanging, yang dibongkar dan terancam tak dibangun lagi. “Semoga kemenangan ini bisa menjadi tamparan para pemimpin yang masih terus berdebat tentang kandang PSM pasca Mattoanging dihancurkan,” kata Ariansyah, salah seorang suporter PSM. (SAH/REN)

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru