Monday 26 September 2022
spot_img

Kapal Raksasa Ini Kandas Buat Harga Minyak Melonjak, Kenapa Bisa?

  • KANDAS – Kapal ini sepanjang empat lapangan bola. Kamis, 24/3, ia kandas melintang di Terusan Suez yang sempit. Harga minyak dunia melonjak, ke apa bisa? (FOTO: IST)

CELEBESTERKINI.com, Jakarta – Ever Given, kapal kontainer raksasa sepanjang empat lapangan sepak bola dengan lebar 59 meter tersangkut di Terusan Suez, Mesir, memblokir salah satu rute perdagangan tersibuk di dunia.

Kerugian akibat kemacetan yang disebabkan oleh kapal kargo raksasa ini mencapai US$3 miliar atau sekitar Rp43 triliun per hari, kata pakar sejarah maritim, Sal Mercogliano. “Organisasi konferensi pengapalan internasional, ISC, mengatakan kerugian akibat kemacetan di Terusan Suez bisa mencapai US$3 miliar per hari,” kata Mercogliano, dalam wawancara dengan BBC World Service, Kamis (25/03).

Perusahaan Jepang yang memiliki kapal raksasa ini, Shoei Kisen Kaisha, mengatakan mendorong dan memindahkan Ever Given “terbukti sangat sulit”. Namun menambahkan mereka “berusaha sekuat tenaga untuk mengatasi keadaan”.

Saat ini, setidaknya 150 kapal terjebak, menanti kapal penyelamat untuk membebaskan kapal sepanjang 400 m itu, yang melenceng dari jalurnya karena angin kencang. Mesir telah membuka kembali saluran lama di terusan itu untuk mengalihkan beberapa lalu lintas sampai kapal kontainer yang terdampar itu dapat bergerak lagi.

Kejadian ini telah mengakibatkan kenaikan harga minyak di pasar internasional. Harga minyak mentah di bursa berjangka global pada Rabu (24/3) naik enam persen setelah para pelaku pasar berjaga-jaga atas dampak gangguan di Terusan Suez itu, ungkap AFP.

Sekitar 12% perdagangan di dunia melewati Terusan Suez, yang menghubungkan Mediterania ke Laut Merah dan menyediakan jalur laut terpendek antara Asia dan Eropa.

Kapal Ever Given, terdaftar di Panama dan dioperasikan oleh perusahaan perkapalan Evergreen, sedang dalam perjalanan menuju kota pelabuhan Rotterdam di Belanda dari China, dan bergerak ke utara melewati kanal untuk sampai ke Mediterania.

Perusahaan yang mengelola kapal peti kemas itu, Bernhard Schulte Shipmanagement (BSM), membantah laporan sebelumnya bahwa sebagian kapal telah diapungkan kembali.

Dalam sebuah pernyataan, mereka mengatakan “prioritas jangka pendeknya ialah mengapungkan kembali kapal dan melanjutkan lalu lintas laut di Terusan Suez dengan selamat”. Para ahli memperingatkan bahwa prosesnya dapat memakan waktu berhari-hari.

Reuters, mengutip sumber-sumber lokal, mengatakan setidaknya ada 30 kapal yang terjebak di sebelah utara Ever Given, dan tiga di selatan. Evergreen Marine mengatakan kapal tersebut “diduga dihantam angin kencang secara tiba-tiba, yang menyebabkan lambung kapal menyimpang … dan secara tidak sengaja menabrak dasar laut dan kandas”.

BSM mengkonfirmasi pada hari Rabu bahwa semua kru “aman dan diketahui keberadaannya”, tanpa ada laporan cedera.

Delapan kapal tunda sedang bekerja untuk mengapungkan kembali Ever Given, dan para penggali di darat telah memindahkan pasir dari tempatnya tersangkut ke sisi tepi kanal.

Dr Sal Mercogliano, seorang sejarawan maritim yang berbasis di AS, mengatakan kepada BBC bahwa insiden seperti ini jarang terjadi, namun dapat mengakibatkan “konsekuensi besar bagi perdagangan global”.

Kekhawatiran bahwa pemblokiran dapat menghambat pengiriman minyak mentah membuat harga minyak naik 4% di pasar internasional pada hari Rabu, lansir Reuters.

Badan intelijen energi Kpler mengatakan bahwa lebih dari 20 kapal tanker minyak yang membawa minyak mentah dan produk olahannya terdampak oleh kemacetan tersebut. (BBC/MAL)

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru