Saturday 10 December 2022
spot_img

Jokowi Sindir Keputusan Pimpinan KPK, Tegas dan Beri Solusi Kongkrit Terhadap Polemik Novel Cs

TEGAS – Dengan tegas tanpa pernyataan tersirat, Presiden menyatakan pemberhentian itu tidak sejalan dengan prinsip pemberdayaan SDM. (satpres)

CELEBESTERKINI.com, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) seperti menyindir keputusan para pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pemberhentian 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK). Dengan tegas tanpa pernyataan tersirat, Presiden menyatakan pemberhentian itu tidak sejalan dengan prinsip pemberdayaan SDM.

“Komisi Pemberantasan Korupsi, KPK, harus memiliki SDM-SDM terbaik dan berkomitmen tinggi dalam upaya pemberantasan korupsi. Oleh karena itu, pengalihan status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara atau ASN harus menjadi bagian dari upaya untuk pemberantasan korupsi yang lebih sistematis,” kata Jokowi dalam tayangan video di YouTube Sekertariat Presiden, Senin (17/5/2021).

Jokowi menyebut secara terbuka tidak sepakat jika hasil tes wawasan kebangsaan menjadi acuan satu satunya untuk memberhentikan 75 pegawai KPK. Ia memberikan usulan solutif dengan menilai banyak upaya yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kekurangan itu. Tanpa harus ada pemberhentian. “Hasil tes wawasan kebangsaan terhadap pegawai KPK hendaknya menjadi masukan untuk langkah-langkah perbaikan KPK baik terhadap individu-indidivu maupun institutis KPK dan tidak serta merta dijadikan dasar untuk memberhentikan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos tes. Kalau dianggap ada kekurangan, saya berpendapat masih ada peluang untuk memperbaiki melalui pendidikan kedinasan tentang wawasan kebangsaan, dan perlu segera dilakukan langkah-langkah perbaikan untuk level individual maupun organisasi,” ucapnya.

Jokowi lantas meminta agar para Pimpinan KPK, Kemenpan-RB, dan BKN untuk mengikuti pertimbangan Mahkamah Konstitusi dalam putusan pengujian Undang-undang nomor 19 tahun 2019 terkait proses pengalihan status pegawai KPK menjadi ASN tidak boleh merugikan hak pegawai KPK untuk diangkat menjadi ASN.

Sebelumnya, 75 pegawai KPK yang tidak lulus tes wawasan kebangsaan resmi dinonaktifkan. Salah satu dari 75 pegawai itu adalah penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan KPK Nomor 652 Tahun 2021 yang ditandatangani Ketua KPK Firli Bahuri, 75 pegawai ini resmi dinonaktifkan 7 Mei 2021. (*/sah)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru