Saturday 10 December 2022
spot_img

Jika Kamu Golongan Ini, 12 Sebaiknya Hindari Minum Kopi

  • DILARANG – Jangan minum kopi jika mengalami 12 masalah ini. Selain bisa memperparah, kopi sangat berbahaya bagi orang dengan kondisi seperti ini. (FOTO:IST)

CELEBESTERKINI.com, Jakarta – Di balik rasanya yang nikmat, beberapa orang dengan kondisi kesehatan tertentu disarankan tidak minum kopi. Siapa saja mereka? Berikut daftarnya.

Banyak orang mengandalkan asupan kopi untuk membuat mereka lebih berenergi dan mudah fokus. Minum kopi juga terbukti memiliki banyak manfaat sehat. Misalnya mengurangi risiko kanker prostat pada pria, meningkatkan fungsi otak, hingga membantu usaha penurunan berat badan. Namun ternyata kopi tak cocok dikonsumsi semua orang.

Beberapa orang dengan kondisi tertentu disarankan tidak minum kopi karena bisa memperburuk kondisi kesehatan mereka. Mulai dari penderita gangguan jantung hingga ibu menyusui.

Berikut daftar 12 orang yang disarankan sebaiknya tidak minum kopi, seperti dikutip dari Eat This, Not That! (24/3):

  1. Penderita sindrom iritasi usus besar.
    Penderita Irritable bowel syndrome (IBS) atau sindrom iritasi usus besar disarankan tidak minum kopi karena bisa meningkatkan pergerakan usus yang pada akhirnya memperbesar risiko diare. Hal ini disampaikan ahli gizi Angel Planells.
    “Jika kamu mengalami IBS, lebih baik batasi atau hindari sama sekali minuman berkafein, termasuk kopi,” tuturnya.
  2. Penderita glaukoma.
    Catat! 12 Orang dengan Kondisi Ini Sebaiknya Tidak Minum KopiCatat! 12 Orang dengan Kondisi Ini Sebaiknya Tidak Minum Kopi Foto: Getty Images/pitchwayz
    Glaukoma adalah kerusakan saraf mata akibat meningkatnya tekanan pada bola mata. Para pasien glaukoma sebaiknya tidak minum kopi karena dikhawatirkan tekanan intraokular ikut meningkat setelah minum kopi. Hal ini dibuktikan melalui penelitian terbaru, meski masih butuh penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kejelasannya.
  1. Orang yang beser.
    Orang yang sebaiknya tidak minum kopi selanjutnya adalah mereka yang beser atau sering buang air kecil. “Asupan kafein meningkatkan frekuensi buang air kecil dan urgensinya,” kata ahli gizi Sue Heikkinen. Terlebih jika mereka memang tidak biasa minum kopi. Efek keinginan buang air kecil akan semakin kuat setelah mereka meminumnya.
  1. Orang dengan gangguan jantung.
    Pasien gangguan jantung seperti aritmia yang memiliki detak jantung tidak normal, sebaiknya menjauhi kopi. “Kafein dari kopi meningkatkan tekanan darah yang sifatnya sementara dan detak jantung, karenanya disarankan pasien gangguan jantung mengonsultasikan hal ini saat mereka ingin minum kopi,” ujar ahli gizi Kelli McGrane.
  1. Wanita hamil.
    Wanita yang tengah hamil juga tidak boleh minum kopi. Heikkinen merujuk pada hasil penelitian terbaru di tahun 2020. Penelitian dalam British Journal of Medicine itu mengatakan tidak ada batas aman konsumsi kafein pada ibu hamil. “Wanita hamil harus mendiskusikan asupan kafein mereka dengan dokter,” ujar Heikkinen.
  2. Ibu menyusui.
    Catat! 12 Orang dengan Kondisi Ini Sebaiknya Tidak Minum KopiCatat! 12 Orang dengan Kondisi Ini Sebaiknya Tidak Minum Kopi Foto: Getty Images/pitchwayz
    Bukan hanya wanita hamil, ibu menyusui juga disarankan tidak minum kopi. Pasalnya kafein bersifat sebagai stimulan dan diuretik. “Khawatirnya ibu menyusui akan memiliki risiko dehidrasi,” kata Planells. Lagi pula American Pregnancy Association menyarankan wanita menghindari kafein sama sekali saat hamil dan menyusui.
  3. Orang yang memiliki gangguan tidur.
    Beberapa orang mengalami gangguan tidur. Mereka tidak bisa tidur di jam-jam normal atau memiliki waktu tidur yang sangat sedikit. Minum kopi berpotensi membuat gangguan tidur mereka semakin buruk. Kalaupun mau minum kopi, usahakan setidaknya 6 jam sebelum masuk waktu tidur.
  1. Orang dengan gangguan kecemasan.
    Orang yang tidak boleh minum kopi selanjutnya adalah yang memiliki gangguan kecemasan dan sering alami serangan panik. “Kafein adalah stimulan yang bisa memperburuk rasa cemas pada beberapa orang,” kata McGrane. Ia pun menyarankan agar pemilik gangguan kecemasan sama sekali tidak mengonsumsi kopi.
  1. Penderita diare.
    Beberapa orang merasa mulas usai minum kopi sehingga mereka memilih minum kopi di pagi hari. Efek ini mungkin disukai beberapa orang, tapi tidak dengan mereka yang tengah diare. Sekalipun mereka minum kopi minim kafein (Decaf), tetap saja asupan minuman hangat bisa memicu pergerakan usus yang memperburuk kondisi diare. Hal ini disampaikan Heikkinen.
  1. Pasien epilepsi.
    Pasien epilepsi atau ayan adalah mereka yang memiliki gangguan aktivitas sel saraf di otak hingga bisa memicu kejang. Pasien epilepsi sebaiknya tidak minum kopi. Plannes mengatakan, “Penelitian menemukan konsumsi kopi yang banyak berkaitan dengan peningkatan frekuensi kejang, namun butuh lebih banyak penelitian untuk membuktikannya.”
  1. Anak di bawah 12 tahun.
    Penting diketahui, anak di bawah 12 tahun sebaiknya tidak minum kopi. Hal ini karena mereka bisa alami efek serius meski hanya minum sedikit kopi. “Misalnya detak jantung meningkat, merasa resah, sulit konsentrasi, hingga gangguan perut,” kata McGrane.
  2. Penderita GERD
    Orang yang tidak boleh minum kopi juga termasuk pasien GERD. “Kafein dapat melonggarkan sfingter esofagus bagian bawah, yang merupakan katup antara esofagus dan lambung. Hal ini dapat menyebabkan asam lambung masuk ke kerongkongan, mengakibatkan gejala GERD yang tidak nyaman,” kata Heikkinen.

Sebagai solusi, beralihlah ke kopi tanpa kafein atau menghindari minum kopi sama sekali. (DTC/MAL)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru