Home / Utama

Minggu, 12 Januari 2020 - 20:24 WIB

Jempol, Cara Soppeng Tangani Bencana

TRC melakukan evakuasi terhadap korban banjir di Marioriawa. (Foto: forum SKPD)

SOPPENG, CELEBESTERKINI – Bencana dan musibah memang sulit untuk dapat dielakkan. Selain karena ulah manusia sendiri, musibah juga datang karena kehendak Allah.

Namun, manusia bisa meminimalkan dampak bencana dengan segala upayanya. Penanganan bencana mulai dari mitigasi hingga penanggulangan terhadap dampak bencana, bisa dilakukan manusia dengan pengetahuan dan kemampuan yang dimilikinya.

Hal-hal yang diperlihatkan seluruh pemangku kepentingan di Pemkab Soppeng. Hari Minggu (12/1) ini mungkin adalah hari terberat pagi di seluruh pemerintahan di Soppeng. Dikepung banjir mulai Sabtu malam hingga musibah kebakaran dibeberapa tempat tak membuat mereka keteteran menghadapinya. Dengan segala sumber daya yang ada, mereka mampu mengatasi kesulitan itu.

Baca Juga  ASS - Adnan Ketemu, Netizen Ramai Jodoh - Jodohkan

Tim Reaksi Cepat (TRC) Minggu kemarin, Soppeng dikepung banjir. Mulai dari kecamatan ujung timur di Marioriwawo hingga ujung barat di Marioriawa. Bagi Soppeng banjir itu sulit karena mereka menjadi wilayah terpanjang yang dilalui air Sungai Walanae, salah satu sungai terbesar di Sulsel. Pun begitu, sungai ini bermuara di Danau Tempe di mana wilayah Kecamatan Marioriawa berada. Tumpahan air Danau Tempe meluber di kampung Gubernur Sulsel itu karen disinilah Pesisir danau dengan dataran tinggi.

TRC bencana Soppeng dipaksa bekerja ekstra karena luasnya lokasi terdampak. Jarak Marioriawa dan Marioriwawo ditambah Lilirilau totalnya hampir 100 KM.

Baca Juga  Banyak Penerima Hibah Dipenjara, Rudi Lallo Minta Ini

Kepala Pelaksana BPBD Soppeng, Syahrani, mengaku pihaknya sudah mengantisipasi bencana itu hingga kemudian dapat menanggulanginya dengan baik. “Kami sudah menyiapkan strategi penangannya. Personil kami juga sangat siap di lapangan dan terlatih. Kami berusaha hadir untuk menolong warga,” katanya.

Keterbatasan personil dan minimnya peralatan bukan menjadi alasan buat mereka dalam meminimalkan resiko bencana. Integritas oara petugas di lapangan untuk menyelesaikan tugasnya patut diacungi jempol dan diberi apresiasi. (mal)

 37 total views,  3 views today

Share :

Baca Juga

Utama

Gadis Bugis Ini Calon Keluarga Cendana. Dinikahi Anak Mbak Tutut

Kriminal

Dilapor Mantan Suami, Nikita Dijemput Paksa Polisi

Makassar

Mulai Jengkel, Damkar Siram Pengunjung Warkop

Kesehatan

Sulsel Makin Stabil, Hari Ini Hanya Ada 11 Kasus Baru dan Makin Banyak yang Sembuh

Politik

Petahana Gunakan Dana Bansos untuk Sosialisasi Pilkada Terancam Sanksi Berat

SEPUTAR CELEBES

Sinjai Segera Punya Sport Centre Megah

Kriminal

Anak Gubernur dan Dua Kontraktor Ini Giliran Digarap KPK di Kasus NA

Nasional

Usia Anda di Bawah 45 Tahun, Silahkan Keluar Rumah
Chat Sekarang
Butuh Bantuan ?
Salam Kami Celebes Terkini.
Apa yang bisa kami bantu ?