Jetpack
Hosting Unlimited Indonesia

Home / Kriminal / Utama

Kamis, 13 Februari 2020 - 06:56 WIB

Janjian Chek In, Diduga Serangan Jantung, Bukan Pasutri Tewas Usai “Bertempur”

FOTO: Ilustrasi berhubungan badan (SHUTTERSTOCK)

BANYUMAS, CELEBESTERKINI – Usia keduanya memang tak lagi muda. Namun rupanya pasangan bukan suami istri (pasutri) MA (54) dan Y (46), janjian chek in di sebuah kamar jam-jaman dan tetap memaksakan diri untuk “bertempur” hingga sekarat di ranjang.

Keduanya ditemukan meninggal dalam posisi bertumpuk di lantai kamar hotel, Baturraden, Banyumas, Rabu (12/2). Dilansir DETIK.COM yang diulis ulang CELEBESTERKINI, polisi mengungkap dugaan keduanya meninggal setelah berhubungan badan karena ada ceceran sperma di seprai kamar tersebut.

“Bekas berhubungan atau seperti sperma nempel di seprai,” kata Kasat Reskrim Polresta Banyumas, AKP Berry, Rabu (12/2).

Berry mengatakan kedua jasad korban menggunakan pakaian tapi tak pakai pakaian dalam. Diduga, lanjut Berry, kedua korban meninggal beberapa saat usai mandi. “Kondisinya memang sudah selesai mandi, dari posisinya laki-lakinya pakai sarung dan baju koko, tapi tidak menggunakan pakaian dalam. Perempuan pakai daster tipis tapi tidak menggunakan dalaman. Pas (hasil) diautopsi, dimungkinkan habis melakukan hubungan,” jelasnya.

Selain itu, polisi juga menemukan tiga butir pil tanpa merek dan minuman berenergi di dalam lokasi kejadian. “Kalau untuk bekas-bekas seperti itu (alat kontrasepsi) sepertinya sudah bersih. Saat kita lihat di situ sepertinya sudah selesai mandi. Dimungkinkan sudah selesai berhubungan jadi sudah bersih,” pungkasnya. (dtc/mg2)

Iklan
Iklan

Share :

Baca Juga

Politik

Luruskan Isu Golkar Sulsel, NH Gelar Jumpa Pers

Bisnis

Gas 3 Kg: Rp 35.000?, Sakitnya Tuh.. di Sini

Daerah

Temuan Diabaikan, TPP tak Dibayarkan

Utama

Heboh… Villa Khusus Gay di Bali

Utama

SAH!!!! ONH 2020 Rp 35,2 Juta

Utama

Bupati Bone: Kantor Sudah Bagus, Layanan Juga Harus Top

Utama

Ruangan Mewah KPK di Kantor Gubernur, Ada Apa?

Utama

BNPB Bilang Waspadai Sesar Walanae. Lewati Soppeng dan Potensi Gempa