Tuesday 06 December 2022
spot_img

Isolasi Maddumpa, Ini Cara Soppeng Hadapi Anthraks

FOTO: Pembakaran kandang sapi yang terjangkit bakteri Anthraks di Maddumpa, Donri-Donri, Selasa lalu.

SOPPENG, CELEBESTERKINI – Hasil Laboratorium Balai Veteriner Maros yang memvonis terjangkit bakteri antraks pada delapan ekos sapi yang mati mendadak di Kampung Maddumpa, Donri Donri, Soppeng, Selasa lalu, diantisipasi dengan baik oleh pihak Pemkab Soppeng.

Hingga Jumat (21/2), Dinas Peternakan, Keswan dan Perikanan Soppeng, memastikan wilayahnya terbebas dari bakteri mematikan itu. “Kami baru akan melaporkan ke provinsi Senin pekan depan. Tapi, yang bisa saya katakan strategi kami mengisolasi Maddumpa untuk sementara berjalan dengan baik. Belum ada laporan mengenai adanya sapi baru yang terjangkit begitu pula kepada manusia,” kata Kepala Dinas Peternakan Soppeng, Erman, Jumat (21/2)

Isolasi terhadap wilayah Maddumpa, tempat dimana delapan ekoslr sapi mati mendadak Selasa lalu, diterapkan secara ketat oleh Pemkab Soppeng. Isolasi tak hanya dilakukan terhadap semua hewan ternak di wilayah itu tetapi juga terhadap manusia mengingat bakteri ini juga bisa menulari manusia. “Langkah awal kita lakukan pembakaran kandang, memasang parameter di sekitar lokasi sehingga tak ada yang boleh memasukinya. 24 jam kita jaga. Lalu kita lakukan vaksinasi anti anthraks kepada semua hewan ternak terutama sapi di area hingga 500 meter dari lokasi,” kata Erman.

Pemkab Soppeng juga mengerahkan kekuatan kesehatannya untuk menjaga kondisi warga di wilayah itu. Konsumsi daging sapi terutama di wilayah Donri Donri juga dibatasi ketat. “Untuk saat ini saya bisa katakan kita mampu mengantisipasinya. Tetapi, karena sudah ada yang terjangkit maka kami akan terus melakulan pemantauan,” tukas Erman. (mg2)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru