Tuesday 06 December 2022
spot_img

Inilah Nia, Gadis Sidrap yang Kecantikannya Menghentak Panggung LIDA 2020

CELEBESTERKINI – Sulsel tak pernah kehabisan talenta dangdut yang mumpuni. Tak hanya itu, para ana’ dara ini dikenal manis dan cantik di panggung.

Setelah era Selfi di Lida 2018, kini muncul talenta baru yang lainnya. Tak hanya datang dengan suara yang khas, tetapi juga dengan kecantikan yang memesona.

Hal itulah yang ditunjukkan Rusnia yang di Lida 2020 ini dipanggil Nia. Gadis sederhana ini asal Uloe, Desa Botto Kecamatan Pitu Riase Kabupaten Sidrap. Ia terpilih sebagai Duta Provinsi Sulsel pada ajang Liga Dangdut (Lida) Indosiar tahun 2020.

Penampilan perdananya di Panggung Lida Indosiar yang megah, Senin malam lalu, mencuri perhatian jagat dangdut tanah air. Keunggulannya, wajah cantik nan rupawan.

Gadis yang lolos ke Jakarta bersama Titi dari Bulukumba dan Naila dari Wajo ini, menggoda para host dan juri. Bahkan, kecantikannya membuat pentolan D’Academy 2 asal Jawa Barat, Reza Zakarya, yang menjadi salah satu juri, kepincut. “Kamu punya aura bintang. Kamu membuat saya pangling. Saya ingin kamu tetap ada di panggung ini,” kata pemenang keempat Akademi Dangdut 2 ini.

Rusnia lahir di Sidrap, 3 Mei 2002 dari keluarga yang amat sederhana. Ayahnya bernama Muslimin berprofesi sebagai petani, sementara ibunya Haryani, seorang ibu rumah tangga. “Saya tak melanjutkan sekolah karena orang tua tak mampu membiayai,” ujarnya lirih.

Nia, panggilan akrabnya sulung dari lima bersaudara. Adik-adiknya bernama Rusmia, Muhammad Radit, Muhammad Ridho, dan Rasya Amelia.Sejak kecil bakat menyanyi Nia sudah terlihat, namun hal itu baru sebatas hobi dan tidak tersalurkan. Oleh karena itu, ada yang mengikuti audisi Liga Dangdut Indosiar.
Beberapa kali gagal audisi, gadis berparas cantik itu tidak patah semangat. Akhirnya di tahun 2020 ini, mimpi Nia untuk menjadi seniman mulai terkenal tersibak.

Kesempatan menjadi Duta Liga Dangdut kali ini tentu saja tidak akan disia-siakannya. Nia bertekad memberikan kemampuan terbaiknya. Apalagi, Ia termotivasi untuk membuat bangga keluarga dan tanah kelahirannya, Kabupaten Sidrap.


Karenanya, Nia berharap doa dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Sidrap. Ia sadar, pada ajang Liga Dangdut Indosiar, selain kemampuan bernyanyi, partisipasi penonton sangat menentukan keberhasilannya, diungkapkan Nia. “Tabe, mohon doa dan dukunganta. Pada assiddingetta mitu urennuang, ”pinta Nia. (mg2)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru