Saturday 10 December 2022
spot_img

HASS Ingin Status ODP Dikarantina Tanpa Kompromi

FOTO: Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memberikan penjelasan kepada petugas di posko Penanggulangan COVID 19 Makassar, Jalan Nikel Raya.



CELEBESTERKINI – Orang Dalam Pemantauan (ODP) adalah status terendah dalam penanganan COVID-19. Namun karena status ini menjadi sumber utama PDP dan Positif, maka orang dengan status seperti itu harus dilakukan karantina tanpa kompromi.

Wagub Sulsel Haji Andi Sudirman Sulaiman (HASS) menekankan hal itu saat mengunjungi Posko Induk Covid-19 Kota Makassar, Jumat (17/4) lalu. Wagub didampingi Penjabat Wali Kota Makassar M Iqbal Suhaeb, Sekda Kota Makassar Muh Anshar, dan juga Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lingkup Kota Makassar. “Kami memantau persiapan PSBB bagi Kota Makassar,” kata Andi Sudirman.

Dengan memakai rompi Gugus Tugas Covid-19 Sulsel, Andi Sudirman memberikan masukan dan beberapa item yang diatur dalam PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) terkait intervensi karantina ODP (Orang Dalam Pemantauan) sebagai sumber PDP dan Pasien Positif “Beberapa item yang diatur dalam pasal PSBB, dalam Perwali mesti diatur terkait intervensi karantina ODP sebagai sumber PDP dan Positif,” ujarnya.

Di akhir kunjungan, Wagub menyaksikan penyerahan bantuan penanganan Virus Corona (Covid-19) di Kota Makassar dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Makassar Panakukang melalui BRI Peduli. Ia mengapresiasi langkah BRI Cabang Makassar Panakukang, dan menyampaikan terima kasih. “Terima kasih atas partisipasi luar biasa dari BRI Cabang Makassar Panakukkang untuk penanganan Covid-19 di Kota Makassar,” ucapnya. (mg2)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru