Saturday 10 December 2022
spot_img

Hari Kedua PSBK Makassar Berjalan Amburadul

FOTO: Suasana di Jalan Rappocini Raya, terlihat padat saat pemberlakuan PSBK hari kedua, Senin 13 April 2020. (CELEBESTERKINI)



CELEBESTERKINI – Pelaksanaan hari kedua Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PBSK) di Kota Makassar berjalan amburadul. Senin (13/4/2020), Kota Makassar tetap sibuk seperti biasa.

Pantauan CELEBESTERKINI pada pukul 12.00 – 14.00 WITA, diempat kecamatan yang menjadi kluster PSBK yaitu Makassar, Rappocini, Ujungpandang dan Tamalate, kondisi berjalan tak ubahnya hari biasa.

Di Jalan Rappocini Raya yang sebagian ruasnya masuk dalam kluster PSBK di Kelurahan Buakana Kecamatan Rappocini, kondisinya sangat ramai. Toko-toko buka seperti biasa dan ruas sempit itu juga sesekali macet. “Kita tak tahu ada itu (PSBK). Tak ada juga pengumuman jadi kami berjalan seperti biasa,” kata Nontje, salah satu pemilik toko yang menjual elektronik di wilayah itu.

Di Kelurahan Banta-bantaeng juga kondisinya sama. Warga tetap terlihat beraktivitas di luar rumah dengan santai. Di Kawasan Tanjung Merdeka, Tamalate, ibu-ibu terlihat masih banyak bercengkrama di luar rumah. Kendaraan juga masih hilir mudik.

Sepanjang pemantauan, CELEBESTERKINI justru melihat pengawasan ketat terjadi di Kelurahan Tidung, Rappocini, tepatnya Jalan Hertaning 3, wilayah yang tak termasuk kluster PSBK. Pintu masuk ke komplek elit yang banyak dihuni kalangan kaya dan berpengaruh ini, satpam memasang portal. “Kami diperintahkan untuk melakukan karantina mandiri. Jadi, kami menanyai semua orang yang masuk ke kawasan ini dan memeriksa suhu tubuhnya,” kata salah seorang petugas keamanan.

Kondisi itu membuat berbagai kalangan mendesak Pemkot Makassar segera mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). “PSBK itu tak punya gigi di lapangan karena memang tak punya payung hukum. Tapi Pemprov dan Pemkot tetap ngotot, ya kita lihat saja di lapangan nanti,” kata pengamat hukum yang getol mendorong PSBB Makassar, Sulaiman Syamsuddin.

Untung saja, Pj. Walikota Makassar Iqbal Suhaeb mulai mendengar. Secara mengejutkan Iqbal mengaku sudah akan mengajukan PSBB ke Menkes. Bahkan, surat resmi pengusulan SPBB ini akan dikirimkan besok. “Pada prinsipnya kita tetap mengusulkan PSBB, karena memang itulah sesuai aturan. Sambil menunggu keluarnya persetujuan PSBB itu, kita mengadakan isolasi secara parsial yang teman-teman media istilahkan PSBK,” kata Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, lewat konferensi video dengan wartawan, Senin (13/4/2020). (mg2)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru