Tuesday 06 December 2022
spot_img

Gelombang Pemudik Mulai Berdatangan, Dua Daerah Ini Belum Punya Persiapan Khusus

FOTO: Petugas penjaga perbatasan Soppeng menghentikan beberapa kendaraan yang ditumpangi pemudik dari Kalimantan, Kamis (23/3) lalu, untuk diperiksa suhu tubuhnya mengantisipai Corona masuk Soppeng. (Soppengtoday)


CELEBESTERKINI – Gelombang pemudik diam-diam sudah mulai berdatangan. Mengantisipasi larangan pemerintah untuk tak mudik pada libur puasa dan lebaran tahun ini, banyak di antaranya yang berinisiatif pulang duluan.

Masalahnya, banyak diantara mereka yang kemungkinan beresiko terpapar COVID-19 karena berasal dari daerah zona merah seperti Pulau Jawa dan Kalimantan. Hal itu mengancam jiwa warga di daerah tujuan mudik.

Kamis (26/3) lalu, satgas pencegahan COVID-19 yang berjaga di Perbatasan Soppeng – Sidrap mendapati puluhan warga yang baru saja pulang dari Samarinda, Kalimantan Timur. Bahkan, seorang di antaranya akhirnya dimasukkan dalam status pemantauan karena mengalami demam dengan panas di atas 38 derajat.

Soppeng dan Wajo adalah daerah dimana persentase perantaunya terkenal besar. Nyaris semua daerah di Indonesia terdapat warga daerah ini. Sayangnya, belum ada strategi kongkrit untuk mengantisipasi gelombang pemudik itu yang akan memasuki Soppeng dan Wajo. Juru bicara tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Soppeng, Dra. Suriasni, menyatakan saat ini yang dilakukan baru sebatas memperketat perbatasan agar bisa dipantau pemudik yang datang. “Kita akan mengetatkan penjagaan perbatasan. Baru itu yang kami lakukan untuk antisipasi kedatangan pemudik,” katanya ketika dihubungi di Soppeng, Sabtu (28/3) malam ini.

Terkait dengan dikeluarkannya imbauan agar pemudik tak kembali ke Soppeng dulu, Suriasni menyatakan akan menjadikannya sebagai pertimbangan. “Terima kasih, kami akan mempertimbangkannya,” kata perempuan yang juga menjabat sebagai stah ahli Pemkab Soppeng.

Setali tiga uang dengan Pemkab Wajo. Strategi antisipasi belum dilakukan karena masih akan memgkoordinasikan dengan instansi lain. “Kami akan rapat (malam ini). Kami akan menjadikan pertanyaan anda sebagai bahan rapat nanti,” kata Supardi, SE, Kabid Humas dan Komunikasi Publik pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik. (mg2)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru