Saturday 01 October 2022
spot_img

Fantastis, Begini Cara Pandang ASS Terhadap Luwu Raya

PLT GUBERNUR SULSEL MENINJAU PEMBANGUNAN JALAN DI LUWU RAYA – Ia mendorong Kota Palopo sebagai sentra utama perdagangan, tetapi kemudian memberikan stimulus khusus untuk tiga kabupaten di sekitarnya sebagai penopang utama. (SULSELPROV)

CELEBESTERKINI.com, Palopo – Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman (ASS) punya cara pandang yang berbeda dalam memperlakukan pembangunan Luwu Raya.

Ia mendorong Kota Palopo sebagai sentra utama perdagangan, tetapi kemudian memberikan stimulus khusus untuk tiga kabupaten di sekitarnya sebagai penopang utama. “Ketika terbangun semua (Luwu Raya) di sekitarnya, maka sentra barang dan jasa nanti semuanya akan ke Palopo. Karena sistem pergerakan barang dan jasa manfaatnya justru besar, semua sistem pergerakan barang dan jasa muaranya ke Palopo juga. Transit jasa hotel dan pendidikan semuanya ke sini juga,” katanya saat ditemui di Palopo, Sabtu, 3 Juli 2021. Dalam beberapa hari, ASS bersama Plt Ketua TP PKK Sulael, Naoemi Octarina, berkeliling Luwu Raya.

Dengan cara itu, kata ASS, keadilan pembangunan di Luwu Raya bisa diwujudkan. “Ini merata, kita mau multiplayer efect. Kita tidak ingin melihat Luwu ini terbagi-bagi, kami melihatnya sebagai satu kesatuan dalam sistem pembangunan, walaupun dalam kerangka kabupaten berbeda,” bebernya.

Perhatian Pemprov Sulsel terhadap Luwu Raya, tak tanggung-tanggung. Andi Sudirman Sulaiman, mengaku, sekitar Rp 720 miliar anggaran dari APBD Provinsi Sulsel untuk Luwu Raya. Menurutnya, apa yang dilakukan sebagai wujud pemerataan pembangunan yang berkeadilan. “Komitmen kami membangun Luwu Raya adalah tetap komitmen di 2018-2023. Dari tahun 2019 sampai 2021 sudah Rp 720 miliar APBD provinsi yang masuk di Luwu Raya. Alhamdulillah,” katanya.

Total APBD itu, kata dia, mencakup segala hal. Mulai dari infrastruktur, pertanian, peternakan dan sebagainya. Andi Sudirman mengatakan, upaya Pemprov ini juga atas sinergitas bersama legislatif. Untuk fokus infrastruktur jalan, berpatokan pada Lalulintas Harian Rata-rata (LHR) atau berapa banyak yang melintas. “Fokus kita jalan yang LHR nya tinggi. Karena penting aksesibilitas jalan untuk memudahkan akses perekonomian dan distribusi barang dan jasa. LHR tinggi yang merupakan kewenangan provinsi kita tuntaskan secara bertahap di tahun 2022 untuk kondisi prioritas rusak berat, Insya Allah,” ungkapnya.

Wali Kota Palopo, Muh Judas Amir, menyambut baik pola pikir ASS itu. Katanya, Kota Palopo berkomitmen untuk terus menjaga kebersamaan dalam upaya pemulihan ekonomi. “Saya berharap dengan semangat tangguh dalam segenap jajaran Kota Palopo, untuk bahu membahu membangun daerah ini,” ujarnya. (sah/mal)

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru