Monday 26 September 2022
spot_img

Enrekang Kembali Darurat COVID19, Pesta dan Acara Melibatkan Banyak Orang Dilarang

  • MAKLUMAT – Pemkab Enrekang memutuskan untuk kembali melakukan pembatasan aktivitas terhadap warganya. Langkah itu ditempuh setelah COVID19 kembali menggila. (IST)

CELEBESTERKINI.com, Enrekang –Kabupaten Enrekang kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menekan penyebaran COVID19. Pemda Enrekang bahkan mengkategorikan kebijakan pembatasan kali ini sebagai tanggap darurat.

Kebijakan itu diumumkan lewat sebuah maklumat yang diteken langsung oleh seluruh Forkopimda Enrekang dengan pimpinan Bupati Enrekang Muslimin Bando. Pembatasan akan dimulai tanggal 15 Maret 2021 mendatang hingga waktu yang belum ditentukan.

Dalam maklumat yang dirilis Selasa, 9 Maret 2021 ini, terdapat lima point petunjuk yang wajib diikuti oleh seluruh warga Enrekang. Salah satunya adalah melarang semua kegiatan sosial masyarakat yang mengumpulkan massa besar sepeti pesta pernikahan, pesta adat, aqiqah, syukuran dan lainnya. Selain itu, dilakukan pembatasan operasional terhadap seluruh tempat keramaian hingga maksimal pukul 22.00 malam. Warung makan, cafe, pusat perbelanjaan dan lainnya wajib tutup sebelum waktu tersebut.

Kebijakan pembatasan itu kembali ditempuh pasca diketahui jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Enrekang kembali alami penambahan yang signifikan sejak pekan lalu.

Tim Satgas Covid-19 kembali mengumumkan adanya penambahan delapan pasien positif Covid-19 baru di Kabupaten Enrekang. Mereka berasal dari empat kecamatan berbeda yang ada di Kabupaten Enrekang. Yakni Kecamatan Malua 4 kasus, Baraka 1 kasus, Anggeraja 1 kasus dan Baroko 1 kasus. Kedelapan orang yang dinyatakan positif itu setelah dilakukan pengambilan Swab dan hasil RT-PCRnya.

Mereka yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut adalah pasien dengan kasus ke-326, 327, 328, 329, 330, 331, 332 dan 333. “Hari ini bertambah lagi 8 kasus baru berdasarkan hasil swab PCR, mereka dari empat kecamatan berbeda. Paling banyak Malua 4 kasus,” kata Kadis Kesehatan Enrekang, Sutrisno, Selasa (2/3/2021).

Ia menjelaskan, adanya penambahan tersebut, maka total kasus Covid-19 di Kabupaten Enrekang saat ini sudah menyentuh angka 333 kasus. Dengan jumlah pasien yang masih dirawat saat ini ada 42 orang dan 267 orang telah dinyatakan sembuh.

Sementara jumlah pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 mencapai 24 orang. “Kalau total kasus di Enrekang saat ini mencapai 333 kasus. Sementara total pasien sembuh 267 orang, masih dirawat 42 orang dan meninggal 24 orang,” ujarnya. (*/sah)

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru