Saturday 10 December 2022
spot_img

DBD Menjangkit, Ditunggu Upaya Preventif Puskesmas

Foto: Kegiatan fogging yang dilakukan Dinkes Soppeng

SOPPENG, CELEBESTERKINI

Demam Berdarah Dengue (DBD) semakin meluas di Soppeng. Data dari RSUD La Temmamala Kabupaten Soppeng mengalami peningkatan yang cukup mengkhawatirkan.
 

Hal ini disampaikan Sekretaris Manajemen RSUD La Temmamala Andi Yanwar Saiful .

“Hingga 20 Pebruari 2020, kami telah menangani pasien Demam Berdarah Dengeu (DBD) sejumlah 6 pasien positif DBD dan 66 lainnya suspeck (diduga)DBD. Satu orang diantaranya meninggal dunia” ujar Andi Yanwar seperti dikutip dari Mediatanews.com yang ditulis ulang Celebesterkini, Senin (20/1)
 
Terkait meningkatnya penderita DBD di Wilayah Kabupaten Soppeng beberapa waktu terakhir ini , Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng Sallang SKm MSi mengungkapkan beberapa langkah antisipasi yang dilakukan oleh pihaknya.
 
“Dengan tingginya kasus DBD tersebut, masyarakat diwajibkan untuk lebih waspada dan menerapkan Pembasmian Sarang Nyamuk (PSN) dalam kehidupan sehari – hari”
 
“Kami sudah melakukan koordinasi dengan kepala desa dan seluruh Puskesmas agar melakukan pencegahan dini dengan melakukam Pembasmian Sarang Nyamuk (PSN) yang ada disekitar lingkungan masing masing,” kata Sallang yang didampingi Ernawati Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.
 
Menurut Sallang, pihaknya juga melakukan Fogging ke beberapa daerah yang terdampak DBD meskipun diakui, bahwa Fogging itu bukan merupakan strategi utama dalam pemberantasan DBD.

Koordinator LSM Pemasyarakat Kesehatan Indonesia, Tranada Ilham, menyebut Pemkab Soppeng tak boleh menganggap enteng masalah itu. “Sebab pengalaman dibeberapa daerah, penyebaran DBD amat cepat. Harus ada langkah lebih tajam yang dilakukan aparat dinas kesehatan,” katanya ketika dihubungi dari Makassar, Senin (20/1).

Tindakan preventif juga sangat diperlukan dan itu menjadi tugas utama Puskesmas disetiao wilayah. “Dinas Kesehatan setempat harus mengerakkan strukturnya dibawah untuk lebih aktif melakukan tindakan preventif. Saat ini Puskesmas kan difokuskan untuk promotif dan preventif. Nah, apakah fungsi-fungsi itu sudah berjalan di Soppeng,” tukasnya. (mg2)
 
 

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru