Saturday 10 December 2022
spot_img

Cabai tak Lagi ‘Pedas’ di Lutra

SIDAK – Sejumlah pejabat di Pemkab Lutra dan jajaran Forkopimda melakukan inspeksi mendadak di beberapa pasar besar di Luwu Utara. Harga cabai yang sebelumnya meroket, kini tak lagi ‘pedas’ saat sidak berlangsung. (LUTRAKAB)

CELEBESTERKINI.com, Masamba – Warga Luwu Utara dalam beberapa hari terakhir mengeluhkan tingginya harga cabai jelang memasuki Bulan Ramadhan. Harganya mencapai Rp 90.000 per kg dan bahkan pernah mencapai Rp 100.000.

Namun, saat sejumlah pejabat Pemkab Lutra melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak), Rabu, 14 April 2021, harga cabai ini tak lagi pedas. Di Pasar Sukamaju, harga cabai sebelumnya Rp.70.000/kg turun menjadi Rp.50.000/kg, sedangkan di pasar Bone-Bone stabil di harga Rp. 50.000/kg.

Tim terpadu Pemerintah Kabupaten Luwu Utara yang dipimpin Sekda, Armiady bersama TNI POLRI melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di pasar Sukamaju dan Bone-Bone. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Koperasi dan UKM (DP2KUKM), Muh. Kasrum mengatakan, di hari kedua ramadan harga kebutuhan bahan pokok berangsur stabil setelah sebelumnya merangkak.

Selain cabai, harga ayam potong berfluktuasi. Terdapat variasi harga antar dua pasar besar, di Pasar Sukamaju harga ayam potong sebesar Rp. Rp. 60.000/ ekor dari sebelumnya di harga Rp. 55.000/ ekor. Sedangkan di Pasar Bone-Bone dari sebelumnya di harga Rp. 60.000/ ekor turun menjadi Rp.55.000/ekor. Sementara untuk harga bawang merah dan bawang putih normal di angka Rp. 25.000 untuk di dua pasar tersebut. “Hari ini kita sidak melihat perkembangan harga, jadi ada variasi harga antara pasar, meski demikian ini secara umum masih normal dan terjangkau,” ucap Kasrum.

Untuk mengendalikan kenaikan harga kebutuhan pokok, DP2KUKM akan masif melakukan sidak dan operasi pasar, upaya ini dilakukan untuk menjamin ketersediaan kebutuhan pokok serta menjaga harga tetap stabil. “Setiap Minggu kita melakukan pendataan harga kalau ada kecenderungan harga naik paling tidak kita lakukan operasi pasar. Tapi kita berharap harga terus normal itu selama tidak ada spekulasi pedagang,” jelas Kasrum. (IP-SAH/REN)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru