Tuesday 06 December 2022
spot_img

“Bom Waktu” dari Keterpurukan Bisnis Perhotelan di Sulsel

FOTO: Hotel Swiss Bell In di Panakkukang. Terpaksa tutup karena wabah COVID 19.


CELEBESTERKINI – Bisnis perhotelan di Sulsel dan khususnya di Makassar kini memasuki masa yang paling suram dalam perjalannya. Serangan wabah COVID-19 menghancurkan bisnis ini.

Keterpurukan itu bahkan kini dianggap melebihi krisis ekonomi 1998. “Tahun 1998 kita tak tutup seperti sekarang. Tapi tahun ini benar-benar kami tak mampu,” ujar Ashar, manajemen puncak salah satu hotel di Makassar.

Pekan ini, Persatuan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel mengkonfirmasi bahwa pihaknya telah menutup sementara operasional sebanyak 39 hotel di Sulsel. “Sudah 39 hotel yang menyatakan tutup sementara. Itu sampai sekira 30 Mei 2020, tapi bisa lebih panjang lagi kalau krisis ini tak selesai,” kata Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga.

Anggiat memberi peringatan bahwa fakta itu memberi sinyal kepada pemerintah untuk segera ikut mengatasinya. “Hitungan kita ada lebih dari 1.500 karyawan yang dirumahkan sementara. Itu berbahaya karena mereka tak punya lagi penghasilan,” tambahnya.

Masalah ini bisa menjadi bom waktu karena PHRI memperkirakan akan lebih banyak lagi hotel yang tutup. “Kalau dilihat dari kondisi pasar maka pasti akan ada lagi tutup. Okupansi terus menurun dengan sangat ekstrem,” lanjutnya.

Dari pantauan CELEBESTERKINI, beberapa hotel yang masih bertahan juga sudah mulai banting harga. Bahkan langkah itu ditempuh oleh beberapa hotel berbintang dengan menurunkan tarif kamar mereka secara drastis. Hotel Gammara di kawasan Tanjung Bunga yang berbintang 4 bahkan menjual kamar standarnya di harga Rp 353.000. Jauh dari harga sebelumnya yang bermain dikisaran Rp 650.000. Hotel Rindra yang berbintang 4 yang selama ini bertarif di atas sejuta, kini bisa diperoleh dengan Rp 760.000. Hal sama dengan Hotel Myko di Panakkukang yang sebelumnya di atas satu juta kini baring harga ke Rp 770.000. (mg3)

Berikut daftar 39 hotel yang tutup sementara:

Grand Palace Hotel (27 Maret)
Allson Hotel (25 Maret)
Favor Hotel ( 25 Maret )
Aerotel Losari ( 1 April )
Singgasana ( 1 April )
Hotel Jolin (25 Maret)
Raising (23 Maret)
d’Maleo Hotel (25 Maret)
M Regency (28 Maret)
Santika (1 April)
Max Hotel & Comfort SPA (1 April)
Ramedo Hotel (30 Maret)
Hotel Toddopuli Mas (1 April)
Hotel Lestari (25 Maret)
Hotel Savu (25 Maret)
Wisma Makassar (1 April)
Hotel Celebes Malino (24 maret)
Hotel Celebes Indah (28 maret)
Celebes Garden Malino (24 maret)
Hotel Celebes (1 april)
Hotel Citra Celebes ( 1 april)
Amaris Hertasning (1 April)
Amaris Panakkukang (1 April)
Amaris Pettarani (1 April)
Hotel Bali ( 1 April)
Travellers Hotel Phinisi (1 April)
Hotel Anginmammiri (1 April)
Tree Hotel (1 April)
Hotel Dinasty (1April)
Fox Lite Royal Bay (1 April)
Avira Hotel (1 April )
Golden Tulil (1 April ).
Swiss belinn panakkukang (3 April)
Hotel cendrawasih ( 1 April).
Hotel Demelia (1 April)
Hotel Pantai Gapura (6 April)
D’Bugis Ocean Hotel (1 April)
MGH (1 April)
Hotel JL Star (8 April)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru