Saturday 10 December 2022
spot_img

ASS – Adnan Ketemu, Netizen Ramai Jodoh – Jodohkan

  • BERSUA – Plt. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersua dengan Bupati Gowa Adnan Puritcha Ichsan. Pertemuan mereka dalam rangka urusan PMI, tetapi netizen malah sibuk menjodoh-jodohkan keduanya. (IST)

CELEBESTERKINI.com, Makassar – Dua pemimpin muda di Sulsel, Plt. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (ASS) dan Bupati Gowa Adnan Puritcha Ichsan, Rabu, 17 Maret 2021, hari ini, bersua.

Pertemuan kedua pemimpin muda ini adalah untuk yang pertamakalinya semenjak ASS mengambil estafet kepemimpinan Sulsel dari tangan Nurdin Abdullah yang Dicokok KPK. Keduanya menjadi orang nomor satu dalam usia yang relatif masih sangat muda. ASS baru berusia 37 tahun, sementara Adnan lebih muda yaitu 34 tahun.

ASS menerima Adnan bersama dengan rombongan pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Sulsel di Kantor Gubernur. Adnan adalah Ketua PMI Sulsel. “Pak Adnan bersama pengurus PMI Sulsel datang audience ke Pak Gubernur untuk melaporkan hasil Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) PMI Sulsel dan juga pelantikan seluruh pengurus cabang PMI se Sulsel yang akan dimulai tanggal 25 Maret 2021 ini,” kata salah satu pengurus PMI Sulsel, Imran Eka.

Namun, pertemuan perdana itu justru memantik keriuhan netizen di media sosial. Di grup – grup FB daerah, bersileweran komentar mengenai pertemuan keduanya. Kebanyakan netizen menjodoh-jodohkan keduanya untuk berpasangan di Pilkada Sulsel 2024. “Cocok berpasangan, sama-sama muda dan energik,” tulis akun Aliza Sanury. Akun Rifai Nisam menyatakan jika keduanya bersatu maka sulit dikalahkan. “Sama2 berpikiran maju dan Millenial,” tulisnya, yang kemudian ditimpali komentar puluhan netizen lain.

Pengamat politik dari Nurani Strategic, Dr. Nurmal Idrus, MM, menyatakan wajar jika netizen menjadi riuh dengan pertemuan keduanya. “Saya pikir memang klop. Di Pilkada Sulsel 2024, peta pilihan pemilih agaknya masih akan diwarnai romantisme geopolitik, dan keduanya mewakili romantisme itu karena berasal dari pembelahan dua kekuatan epincentrum politik di Sulsel yaitu Bone dan Gowa,” katanya.

Namun, konsultan politik yang juga akademisi ini menyatakan keduanya juga punya kekurangan karena sama sama masih muda. “Ketika pilkada digelar 2024, keduanya masih di bawah 40 tahun. Itu bisa ‘menakutkan’ generasi pemilih yang lebih tua yang justru memengaruhi peta suara di Sulsel,” tambahnya.

Tetapi karena pilkada masih dua tahun lagi, Nurmal menyatakan terlalu dini untuk memprediksi posisi politik keduanya. “Mereka potensial untuk maju, baik bersama atau justru jadi rival. Kita tunggu saja,” katanya. (sah/ren)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru