Monday 26 September 2022
spot_img

ARA Kritik TPA Antang, Katanya: Mengerikan

SAMPAH – Sebetulnya, sebelum kita mengatakan Makassar menuju kota dunia maka lebih awal harusnya kita memperbaiki pengelolaan sampah. Kondisi sampah di TPA Antang cukup mengerikan dan krusial. ADI RASYID ALI

CELEBESTERKINI.com, Makassar – Wakil Ketua DPRD Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA) melontarkan kritikan terkait kondisiTempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang di Manggala. Menurutnya, kondisi TPA yang telah didapuk sebagai TPA Bintang Lima itu sangat memprihatinkan.

ARA bahkan menggambarkan kondisi TPA dengan bahasa yang keras. “Makassar masuk kota darurat sampah. Sebetulnya, sebelum kita mengatakan Makassar menuju kota dunia maka lebih awal harusnya kita memperbaiki pengelolaan sampah. Kondisi sampah di TPA Antang cukup mengerikan dan krusial,” tegas ARA, di sela – sela sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 4 tahun 2011 tentang Pengelolaan Sampah di Hotel Grand Asia, jalan Bouvelard, Kota Makassar, Kamis (20/5/2021).

Wakil Ketua DPRD Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA)

Kondisi itu menurutnya mesti segera mendapat perhatian Pemkot Makassar karena produksi sampah harian di Makassar mencapai 900 ton per hari. Menurut Ketua DPC Demokrat Kota Makassar itu pemerintah mesti hadir melihat setiap fenomena sampah. Selain regulasi, juga harus disokong dengan peralatan angkutan yang memadai. “Bagaimana masyarakat taat dan sadar akan pengelolaan sampah, tentu pemerintah harus inovatif dan solutif,” tandasnya.

Utamanya, sampah plastik selalu menjadi masalah utama dalam pencemaran lingkungan baik pencemaran tanah maupun laut. Sifat sampah plastik tidak mudah terurai, proses pengolahannya menimbulkan toksit dan bersifat karsinogenik, butuh waktu sampai ratusan tahun bila terurai secara alami.

Ditemui dikesempatan sama, Plt Kadis DLH Makassar Iman Hud mengatakan sampah bukanlah persoalan yang sepele. Baginya, pemerintah selalu siap dikritik dan diberi masukan. Meski begitu, ia mengatakan tetap berupaya melakukan perbaikan baik sarana dan prasarana. “Apa yang kita lihat jumlah sampah di Makassar cukup krusial. 900 ton per hari merupakan jumlah yang sangat besar. Olehnya itu, sudah ada beberapa komunitas dan organisasi yang sudah melakukan upaya pengelolaan sampah menjadi barang siap pakai. Meski begitu, itu belum maksimal,” jelasnya. (*/sah)

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru