Saturday 01 October 2022
spot_img

Akibat Membangun di Bibir Tebing, Rumah Terguling karena Longsor

RETAK – Awalnya dilaporkan adanya jalan retak, belum terjadi longsor. Namun berselang beberapa menit kemudian terjadilah longsor sekitar pukul 10:30 Wita. (sinjaikab)

CELEBESTERKINI.com, Sinjai – Akibat Membangun di area terlarang rawan bencana, sebuah rumah warga di Dusun Manubbu, Desa Pattongko, Kecamatan Sinjai Tengah, Jumat (14/5/2021), akhirnya rubuh diterjang longsor. Untung saja tak ada korban jiwa dalam peristiwa naas itu. Lokasi longsor sendiri berada tepat di bahu jalan yang menghubungkan Desa Pattongko-Desa Bonto.

Menurut Kepala BPBD Sinjai, Drs Budiaman, informasi bencana ini awalnya diterima melalui Camat Sinjai Tengah, Muh Jufri, yang melaporkan adanya jalan retak, belum terjadi longsor. Namun berselang beberapa menit kemudian terjadilah longsor sekitar pukul 10:30 Wita.

Dampaknya, satu unit rumah warga bernama Muh Yusuf rusak berat setelah dua kali terdorong material longsor yang berasal dari bahu jalan yang tepat berada di bawah atau tebing jalan, dekat sungai dengan ketinggian kurang lebih 10 meter.

“Setelah kami berada di lokasi, terjadi lagi longsor susulan di lokasi yang sama, sehingga menyebabkan rumah tersebut bergerak terbawa longsor ke bawah. Jadi dua kali longsor,” ungkap Budiaman saat berada di lokasi kejadian didampingi Kadis Sosial, A. Muh Idnan, seperti dilansir Sinjaikab.

Perhatian Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) juga begitu besar terhadap kejadian ini, kata Budiaman. Dirinya bersama pihak terkait beberapa kali mendapat petunjuk untuk melakukan tindaklanjut sesuai kewenangan masing-masing.

Salah satunya adalah membujuk pemilik rumah untuk bersedia direlokasi karena lokasi tempat tinggalnya memang rawan longsor dan banjir. “Setelah kami bertemu, Alhamdulillah, dengan kesadaran pak Yusuf bersama orang tuanya, rumahnya kami telah bongkar, kita akan melakukan relokasi,” sambungnya.

Meski tidak ada korban jiwa atas kejadian ini, Budiaman menuturkan, menjadi peringatan bagi kita semua untuk membangun kesadaran warga Sinjai agar tidak mendirikan bangunan rumah pada daerah rawan bencana.

Apalagi sejumlah daerah di Kabupaten Sinjai merupakan daerah potensi tanah longsor seperti Sinjai tengah, Sinjai Barat, Sinjai Selatan, Sinjai Borong dan Tellulimpoe. “Jadi bapak Bupati dari awal meminta kesadaran kolektif masyarakat Sinjai dengan mengantisipasi setiap potensi bencana, warga masyarakat mau dengan sadar untuk berhenti membangun pada daerah rawan bencana, dan menghimbau seluruh warga agar berperan serta dalam mencegah terjadinya bencana,” jelasnya.

Kepada masyarakat, Budiaman turut mengimbau untuk mengupdate setiap informasi cuaca yang disampaikan oleh BMKG maupun Diskominfo dan Persandian Sinjai, khususnya yang berada di daerah rawan bencana.

Dalam peninjauan lokasi bencana, Pemkab Sinjai turut menyerahkan bantuan logistik berupa tenda, karpet, peralatan dapur dan bantuan lainnya. (*/mal)

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru