Saturday 10 December 2022
spot_img

Agar Uang tak Lari ke Luar Daerah, Wabup Amran Dorong SKPD Gelar Kegiatan di Wajo

  • PEMBUKAAN SEKOLAH TEKNIK DESA – Wakil Bupati berlatarbelakang pengusaha ini menyebut langkah itu strategis demi menyelamatkan lebih bahnya uang daerah mengalir ke luar daerah. (ist)

CELEBESTERKINI.com, Sengkang – Wakil Bupati Wajo, Amran, SE, terus mendorong belanja pemerintah dilakukan di Kabupaten Wajo. Salah satunya dengan mendorong Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Wajo untuk menggelar kegiatan di Wajo.

Wakil Bupati berlatarbelakang pengusaha ini menyebut langkah itu strategis demi menyelamatkan lebih banyak uang daerah mengalir ke luar daerah. “Logikanya, tentu lebih baik uang itu dibelanjakan dengan Wajo sendiri. Agar terjadi perputaran ekonomi dan menciptakan Multiflier efek yang besar,” katanya ketika berbicara di depan 14 kepala desa se- Kecamatan Pammana, yang ikut dalam Program Sekolah Teknik Desa yang digelar Badan Pemerintaha Desa Wajo dengan Universitas Lamappapoleonro (Unipol) Soppeng, di Hotel Sermani, Sengkang, Selasa, 11 Oktober 2022.

Wakil Bupati Wajo, Amran, SE. (ist)

Amran mengatakan, selama ini dirinya kadang miris dengan sejumlah kegiatan yang dilakukan di luar Wajo yang memakai dana besar padahal uang itu adalah uang rakyat Wajo. “Pak Bupati dan saya kadang memilih tak membuka acara – acara itu (di luar Wajo). Kita miris dengan banyaknya uang yang dipakai yang justru jika dibelanjakan di Wajo akan menimbulkan efek ekonomi yang besar,” katanya.

Akademisi dari Unipol Soppeng, Dr. Nurmal Idrus, MM, mengatakan himbauan Wabup Amran itu adalah hal yang sangat strategis bagi sebuah daerah. “Itu strategis. Dalam kondisi ekonomi yang sulit hari ini, pemerintah harus hadir untuk membuat perputaran ekonomi daerahnya lebih dinamis. Salah satunya, dengan lebih banyak belanja di daerah sendiri akan sangat membantu peningkatan pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Namun, keinginan Wabup Amran itu meski diikuti oleh keinginan yang kuat dari para pimpinan SKPD dan lembaga pemerintahan lainnya untuk berubah. “Karena selama ini, kegiatan dianggap tak lengkap jika tak dilakukan di luar daerah. Cara berpikir para pejabat lembaga pemerintah di daerah harus berubah dengan tak lagi banyak membelanjakan uang daerah di luar daerahnya sendiri,” tukasnya. (sah/ren)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru