Saturday 01 October 2022
spot_img

Ada Kelas ‘Orgasme’ di Bali, Tarifnya $500

  • ORGASME – Sebuah tayangan iklan di media sosial menghebohkan Bali dalam beberapa hari ini. Seorang Bule dari Australia membuka Kelas Orgasme yang kemudian dibubarkan polisi. (ist)

CELEBESTERKINI.com, Bali – Sebuah pesan menghebohkan beredar di media sosial muncul di Bali, dalam beberapa hari terakhir.

Pesan itu menarik karena berisi ajakan untuk ikut dalam sebuah kelas khusus bernama kelas orgasme. Penggagasnya seorang WNA berinisial AB. Event bertajuk “Tantric Full Body Energy Orgasm Retreat” itu, rencananya bakal digelar mulai Sabtu (6/3/2021), hari ini. Dalam iklan yang tersebar di media sosial, setiap peserta dikenakan tarif USD 500 atau kurang lebih Rp 7,2 juta.

Kelas itu sendiri tak dijelaskan secara mendetail mengenai kegiatannya. Namun, desas desusnya dalam kelas itu akan diajarkan bagaimana berhubungan seks dengan benar sehingga bisa mencapai kenikmatan sempurna.

Khawatir membuat keresahan dan mengarah ke prostitusi, warga Australia tersebut langsung diamankan Polda Bali untuk diperiksa. “Betul mas (diamankan), oleh tim Polda/Polres dipimpin Pak Dirkrimum,” kata Kapolres Gianyar, AKBP Dewa Made Adnyana melalui pesan WhatsApp, Jumat (5/3/2021). Namun, Dewa belum menjelaskan hasil pemeriksaan tersebut.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk mengatakan, AB diamankan di sebuah vila di kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, Jumat (5/3/2021). “Tadi sore petugas kami sudah bertemu dengan yang bersangkutan dan paspornya sudah kami ambil, sudah kami tahan,” kata Jamaruli, dalam keterangan tertulis, Jumat malam.

Dari informasi sementara, kelas tersebut akan dilaksanakan Sabtu (6/3/2021) hingga Selasa (9/3/2021) di Ubud, Gianyar. “Rencana akan dilakukan pada esok hari, dengan informasi yang kami dapat berbayar sekitar 500 dolar (AS) per orang,” kata dia.

Petugas saat ini melakukan pemeriksaan lebih lanjut baik mengenai izin tinggal dan acara yang akan digelar. Rencananya, AB akan dibawa ke Kantor Imigrasi untuk diperiksa.

Kemenkumham Bali masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. “Nantinya hasil pemeriksan tersebut bila ada pelanggaran, bisa kami gunakan sebagai dasar untuk memberikan atau melakukan tindakan keimigrasian atau tindak pidana keimigrasian,” kata dia. (kom-mal)

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru