Monday 26 September 2022
spot_img

14 Polsek di Sulsel Dilarang Menyidik, Supriansa Bilang Sebuah Desain Kebijakan yang Presisi

  • POLSEK – Polisi berjaga di depan Mapolsek Masamba, Luwu Utara. Polsek ini bersama ribuan Kepolisian Sektor lain di Indonesia diputuskan tak melakukan penyidikan kasus. Komisi III DPRRI mendukung kebijakan baru Kapolri itu dan dianggap sebagai desain kebijakan yang presisi. (FOTO:IST)

CELEBESTERKINI.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan keputusan terkait Kepolisian Sektor (polsek). Isinya, tidak semua Polsek dapat melakukan penyidikan. Totalnya ada 1.062 Polsek di Indonesia yang tidak bisa lagi melakukan penyidikan. 14 di antaranya berada di Sulsel.

Anggota Komisi III DPRRI, Supriansa, SH, MH, yang dimintai tanggapannya terkait kebijakan itu menyatakan kebijakan itu telah dikomunikasikan dengan Komisi III sebagai mitra kerja kepolisian. Pihaknya mendukung kebijakan itu seperti kebijakan kepolisian lain di bawah Kapolri Jenderal Sigit Listyo Prabowo. “Kapolri telah menjelaskan bahwa itu bahagian dari konsep presisi kepolisian yang baik dalam penanganan kasus pidana di tengah-tengah masyarakat,” katanya ketika dihubungi di Jakarta, Rabu, 31 Maret 2021 tadi malam.

Anggota Komisi III DPRRI, Supriansa, SH, MH

Pada prinsipnya kata anggota Fraksi Golkar dari Sulsel II ini, kebijakan itu tentu sudah melalui berbagai pertimbangan dan kajian kepolisian. “Sebagai anggota komisi III yang bermitra dengan kepolisian tentu kita memberi dukungan penuh kepada pak kapolri untuk mendesain kebijakan yang terbaik demi kepentingan masyarakat indonesia khususnya terkait kantibmas dan penyidikan,” jelasnya.

Kebijakan itu sempat menuai kekhawatiran. Pasalnya, pada beberapa wilayah yang masuk dalam Polsek yang tak bisa lagi menyidik, warga masih merasakan adanya peningkatan kriminalitas yang harus ditangani cepat di tingkap Polsek

Keputusan Kapolri Nomor Kep/613/III/2021 tentang Penunjukan Kepolisian Sektor Hanya untuk Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat pada Daerah Tertentu (Tidak Melakukan Penyidikan). Keputusan ini adalah tindak lanjut program prioritas Jenderal Sigit yang disampaikan pada Commander Wish.

Keputusan ini dibuat setelah memperhatikan usulan dari polda-polda perihal penunjukan polsek yang hanya untuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban serta tidak melakukan penyidikan. Ini juga merupakan program prioritas Kapolda pada bidang transformasi serta kegiatan penguatan polsek dan polres sebagai lini terdepan pelayanan Polri. “Polsek yang tidak melakukan penyidikan dalam hal kewenangan dan pelaksanaan tugasnya memedomani Surat Kapolri Nomor B/1092/II/REN.1.3/2021 tanggal 17 Februari 2021 perihal direktif Kapolri tentang kewenangan polsek tertentu,” tulis Sigit.

Keputusan ini diteken Jenderal Sigit pada 23 Maret 2021. Keputusan ini juga diikuti lampiran berupa daftar nama 1.062 polsek yang tidak melakukan penyidikan.

Ada sejumlah kriteria atau alasan sebuah polsek tidak melakukan penyidikan. Ada yang karena jarak tempuhnya dekat dengan polres, ada pula yang karena hanya menerima sedikit laporan polisi dalam setahun.

Berikut ini 14 Polsek di Sulsel yang tak lagi bisa menyidik:

Pangkep

  1. Polsek Balocci
  2. Tondong Tallasa
    Wajo:
  3. Gilireng
    Luwu:
  4. Basten
  5. Bupon
    Selayar
  6. Benteng
    Luwu Utara
  7. Masamba
  8. Limbong
    Sinjai
  9. Sinjai Utara
  10. Pulau 9
    Toraja Utara
  11. Sopai
  12. Tondon Nanggala
  13. Sa’dan Balusu
  14. Rindingallo
    (DTC/MAL)
Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru