Saturday 10 December 2022
spot_img

10.000 Bungkus Untuk Makassar, Ini Isi Sembako Jokowi. Jangan Terima Jika Kurang

FOTO: Walikota Makassar Iqbal Suhaeb, memeriksa isi sembako dari Presiden Joko Wododo di Gudang Bulog, Panaikang, Jumat. (humaspemkot)



CELEBESTERKINI.com, Makassar – Paket sembako dari Presiden Joko Widodo akhirnya tiba di Makassar, Jumat (8/5/2020). Kota Makassar dijatah 10.000 bungkus.

Pj. Walikota Makasssr, Iqbal Suhaeb meninjau langsung paket sembako itu di Gudang Bulog Panaikang, Jumat.

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Pepen Nazaruddin mengatakan, bansos sembako tersebut akan disalurkan dua kali dalam satu bulan, hingga 3 bulan ke depan (April-Juni). Sehinggga, dalam satu kali penyaluran, keluarga penerima akan memperoleh 1 kantong sembako senilai Rp 300.000. “Dalam teknis pelaksanaannya setiap bulan akan disalurkan 2 kali. Jadi yang Rp 600.000 disalurkan 2 kali menjadi Rp 300.000-300.000. Satu kantong itu Rp 300.0000, satu bulan diberikan 2 kali. Sehingga kalau 3 bulan akan ada 6 kali penyaluran,” terang Pepen dalam konferensi pers virtual, Jumat (17/4/2020).

Isi sembako Presiden Joko Widodo, yang dibagikan di Jakarta. (TEMPO/Nita Dian)

Lalu, apa isi paket itu. Satu kantong sembako senilai Rp 300.000 tersebut berisi 10 produk makanan yakni mi instan, kornet, sarden, sambal, kecap manis, susu, minyak goreng, teh celup, sabun mandi, dan beras. “Jangan diterima jika isinya kurang,” katanya. Ia mewanti-wanti kepada daerah untuk tak mengurangi isinya.

Walikota Iqbal sendiri memastikan akan langsung mendistribusikan paket itu kepada yang berhak. “Alhamdulillah, hari ini telah kita saksikan bersama bantuan paket sembako dari Bapak Presiden untuk kita salurkan ke warga kita yang terdampak wabah Covid-19. Seperti kita tahu, ada beberapa jenis bantuan yang juga kini sedang berjalan, dan semua itu berbasis KTP dan Kartu Keluarga. Khusus bantuan ini, kita rencana akan mendistribusikan ke warga kita khususnya yang tidak memiliki KTP atau KK, atau yang tidak memiliki indentitas. Termasuk juga mahasiswa-mahasiswa dari kota lain yang tertahan di Makassar dan masih tinggal di kos-kosan,” ujar Iqbal.

Sementara itu ditempat yang sama Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Mukhtar Tahir mengatakan bahwa bantuan tersebut langsung akan dibagikan ke warga yang selama ini tidak terakomodir di sejumlah jenis bantuan yang sedang berjalan. “Jadi sasaran kita untuk bantuan ini kepada warga kita yang tdk beridentitas, korban PHK akibat Covid-19, seniman, karyawan THM yang dirumahkan, mahasiswa yang berasal dari kota lain namun tidak bisa pulang” ujar Mukhtar. (mg3)

Artikel Terkait
- Advertisment -

Tetap Terhubung

512FansSuka
0PengikutMengikuti
26PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terpopuler

Komentar Terbaru